DPRD Palembang Belajar Retribusi Autodebet PKL ke Jakpus

Kamis, 27 Agustus 2015 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 7026

DPRD Kota Palembang Berguru Soal Autodebet PKL ke Jakpus

(Foto: Nurito)

Program penarikan retribusi pedagang kaki lima (PKL) dengan autodebet yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta, menarik perhatian provinsi lain di Indonesia. Hal ini terbukti dari kunjungan studi banding 12 anggota Komisi B DPRD Kota Palembang, Sumatera Selatan ke Kantor Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKM) Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

Karena ini pertama kali terjadi di Indonesia, dimana pedagang kaki lima membayar retribusi melalui autodebet. Makanya kita tertarik untuk mempelajarinya

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kota Palembang, Darman, diterima Kepala Sudin KUKMP Jakarta Pusat, Bangun Richard. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini, anggota legislatif dari Palembang ini lebih banyak bertanya tentang program penarikan retribusi PKL autodebet yang saat ini sedang digencarkan di lima wilayah ibu kota.

“Autodebet kita anggap sebagai hal yang sangat menarik. Karena ini pertama kali terjadi di Indonesia, dimana pedagang kaki lima membayar retribusi melalui autodebet. Makanya kita tertarik untuk mempelajarinya,” ujar Darman.

Menurut Darman, hasil studi banding ini akan dibawa ke dalam sidang paripurna DPRD Kota Palembang. Agar program autodebet ini dapat diterapkan di Kota Palembang. "Kita juga salut dengan kekompakan SKPD di DKI Jakarta dalam penataan PKL. Sehingga serumit dan seramai apapun, penanganan PKL ini cepat terlaksana," ucapnya.

Kepala Sudin KUKMP Jakarta Pusat, Bangun Richard mengatakan, Kota Palembang merupakan daerah ketiga yang melakukan studi banding soal penataan PKL dan program autodebet. Sebelumnya, Kota Semarang dari Jawa Tengah dan Kota Bitung dari Sulawesi Utara telah lebih dulu.

"Banyak hal yang membuat wilayah lain tertarik pada DKI dalam penataan PKL. Mulai dari autodebet retribusi, kekompakan unit-unit terkait dalam penataan PKL, hingga adanya CSR dalam penataan PKL,” kata Richard.

Usai berdiskusi, rombongan anggota dewan ini langsung bertukar cinderamata. Mereka memberikan plakat berlogo DPRD Kota Palembang, sedangkan dari Sudin KUKMP Jakarta Pusat, menyerahkan sepadang ondel-ondel mini berwarna merah. Usai melakukan kunjungan, para wakil rakyat ini langsung melakukan perjalanannya untuk berkunjung ke Lenggang Jakarta, di kawasan Monas.

BERITA TERKAIT
2.000 PKL di Duren Sawit Sudah Didata

2.000 PKL di Duren Sawit Sudah Didata

Senin, 24 Agustus 2015 4762

sidak pasar

PKL Binaan JP 37 dan JP 38 Pasar Poncol akan Ditata

Selasa, 18 Agustus 2015 8393

Januari-Juni, Retribusi PKL Jaktim Capai Rp 349 Juta

Januari-Juni, Retribusi PKL Jaktim Capai Rp 349 Juta

Selasa, 04 Agustus 2015 2874

 75 Pedagang Hadiri Pendataan Retribusi Autodebet Bank DKI

75 PKL Ikut Sosialisasi Autodebet

Senin, 03 Agustus 2015 4364

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2215

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2516

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1140

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks