Dinkes DKI Adakan FGD Penatalaksanaan Yankes Bayi Baru Lahir

Kamis, 09 Oktober 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 346

Dinkes DKI Galang Komitmen Peningkatan Ketersediaan Ruang Laktasi Bagi Pekerja

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Penatalaksanaan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Terstandar pada Bayi Baru Lahir.

"Akses penuh kepada pegawai yang masih memiliki bayi"

Kepala Seksi Gizi serta Kesehatan Ibu dan Anak Dinkes DKI Jakarta, Muhammad Fahrisal mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan dukungan fasilitas menyusui bagi ibu bekerja dan memperkuat praktik Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA).

"Sasaran kegiatan ini bukan hanya dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, tetapi juga melibatkan BUMD dan pihak swasta," ujarnya, di lokasi acara, salah satu hotel di Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/10).

Fahrisal menjelaskan, kegiatan yang berlangsung pada 8-9 Oktober 2025 ini juga menjadi momentum untuk menggalang komitmen bersama dalam penyediaan fasilitas menyusui bagi ibu bekerja, seperti ruang laktasi di area gedung atau tempat kerja.

Menurutnya, keberadaan ruang menyusui di tempat kerja sangat penting untuk memberikan privasi dan kenyamanan bagi ibu dalam memerah atau menyusui air susu ibu (ASI) selama jam kerja. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan hingga usia dua tahun yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

"Kami mengajak, khususnya perusahaan swasta untuk memberikan perhatian dan akses penuh kepada pegawai yang masih memiliki bayi. Komitmen ini kami harapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diterapkan," tegasnya.

Ia menambahkan, pada hari kedua pelaksanaan FGD, pihaknya mengadakan sesi diskusi lanjutan dan penguatan bagi sektor-sektor yang terkait dengan akses makanan bergizi bagi bayi dan anak.

"Harapannya, setelah kegiatan ini terbentuk tim khusus atau kelompok kerja (Pokja) yang fokus memberikan dukungan terhadap pemenuhan gizi bayi dan anak," terangnya.

Lebih lanjut, Fahrisal menjelaskan, tim tersebut nantinya akan berperan aktif dalam memberikan dukungan, menggerakkan berbagai elemen masyarakat, serta melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap asupan gizi pada bayi dan anak di Jakarta.

"Pokja ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memastikan kebutuhan gizi bayi dan anak terpenuhi dengan baik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Gelar Pekan Menyusui Sedunia

Pemkot Jakbar Adakan Peringatan Pekan Menyusui

Kamis, 28 Agustus 2025 798

 Pemkot Jaksel Lakukan Peggalangan Komitmen GP2SP

Pemkot Jaksel Lakukan Penggalangan Komitmen GP2SP

Jumat, 22 September 2023 5805

Pemkot Jaksel Menggelar Peringatan Pekan Menyusui Sedunia 2023

Pemkot Jaksel Gelar Peringatan Pekan Menyusui Sedunia

Kamis, 24 Agustus 2023 3629

Safari Kampanye Gemarikan di Jakarta Selatan

4.000 Anak dan Balita di Jaksel Sudah Disosialisasi Gemar Makan Ikan

Senin, 01 September 2025 3377

BERITA POPULER
Pramono pelantikan pejabat rezap

Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 15 April 2026 945

IMG 20260413 WA0103

KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

Senin, 13 April 2026 1358

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 600

IMG 20260412 WA0047

Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

Minggu, 12 April 2026 1447

IMG 20260413 WA0088

Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon Produktif

Senin, 13 April 2026 1121

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks