Dinkes DKI Beri Penanganan Rujukan Korban Aksi Unjuk Rasa

Sabtu, 30 Agustus 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 3487

Petugas memberikan oksigen kepada seorang demonstran

(Foto: Nugroho Sejati)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 341 pasien mendapat penanganan medis akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada 28-29 Agustus 2025. Dari jumlah itu, 200 pasien telah terdiagnosa, sementara 141 pasien lainnya masih dalam konfirmasi di rumah sakit.

"siap melayani secara maksimal,"

Pasien dirujuk ke berbagai rumah sakit pemerintah maupun swasta. Rincian rujukan antara lain RS Pusat Pertamina (13 kasus), RS Pelni (23 kasus), RS Bhakti Mulia (26 kasus), RS AL Mintohardjo (57 kasus), RS POLRI (57 kasus), RS Kramat 128 (143 kasus), serta beberapa rumah sakit lain seperti RS Hermina Jatinegara, RS Islam Cempaka Putih, dan RSUD Tarakan. Sejumlah pasien tercatat menjalani rawat inap, termasuk di RS POLRI sebanyak 57 pasien.

Dinkes DKI mencatat, bahwa dukungan lapangan diperkuat dengan 29 unit ambulans mobil dan 1 ambulans motor, serta 8 dokter, 60 perawat, dan 8 pengemudi ambulans. Meski sebagian besar pasien dapat segera ditangani, sejumlah pasien tetap dirawat karena membutuhkan observasi lanjutan.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit rujukan agar pasien segera mendapat tindakan medis yang dibutuhkan,” ujar Ani Ruspitawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sabtu (30/8).

Ia menyampaikan, seluruh tim ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar lokasi unjuk rasa untuk memudahkan proses evakuasi. Unit ambulans cadangan juga disiapkan jika terjadi peningkatan jumlah pasien. Ani menegaskan bahwa seluruh tenaga medis di fasilitas kesehatan sudah bersiaga penuh.

“Kami akan terus memberikan pertolongan pertama dan rujukan medis kepada korban unjuk rasa. Semua faskes yang bekerja sama siap melayani secara maksimal,” ucapnya.

Ani juga menambahkan, sebanyak 44 puskesmas siaga 24 jam dan 31 RSUD di Jakarta siap menerima rujukan korban aksi unjuk rasa.

“Kemarin sore kita sempat membuka layanan darurat lapangan untuk melakukan pertolongan pertama pada korban,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Aktivitas penumpang di halte Transjakarta CSW 1

Transjakarta Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Publik

Sabtu, 30 Agustus 2025 1942

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta

Pemprov DKI Bentuk Posko Jaga Jakarta

Jumat, 29 Agustus 2025 3255

Layanan ambulans Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Dinkes Siagakan Ambulans di Sejumlah Titik Unjuk Rasa

Jumat, 29 Agustus 2025 2877

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5405

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1842

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1625

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1485

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1881

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks