100 Santri di Jakbar Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Senin, 04 Agustus 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1541

100 Santri di Jakbar Ikuti Cek Kesehatan Gratis

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Sebanyak 100 santri di Jakarta Barat melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pondok Pesantren Assiddiqiyah, Jalan Panjang, Kelurahan Kedoya Utara  Kecamatan Kebon Jeruk. Kegiatan ini merupakan bagian dari peluncuran program CKG serentak di seluruh Indonesia.

"Kesehatan anak tidak menjadi perhatian utama"

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut yang dinilai sangat penting untuk kesehatan generasi muda, khususnya anak usia sekolah.

‎"Cek kesehatan hari ini kita lakukan di seluruh Indonesia secara serentak. Ini sangat penting karena seringkali kesehatan anak tidak menjadi perhatian utama, padahal sangat krusial," ujarnya, Senin (4/8). 

‎Nasaruddin menilai, selama ini perhatian masyarakat terhadap kesehatan anak, termasuk gizi dan kesehatan gigi, masih rendah. Untuk itu, kehadiran program ini menjadi langkah maju yang nyata dari pemerintah.

Nasaruddin menjelaskan, program CKG di tingkat SD/sederajat mencakup 13 jenis pemeriksaan, di antaranya, status gizi, tekanan darah, kebugaran fisik, kesehatan gigi, penglihatan, pendengaran, kesehatan mental, hingga riwayat imunisasi.

‎"Pemeriksaan ini sangat penting sebagai bentuk perhatian menyeluruh terhadap tumbuh kembang anak. Program ini juga akan membantu orang tua untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan anak sejak dini," terangnya.

‎Program ini, imbuh Nasaruddin, diharapkan dapat menjadi langkah strategis menuju terciptanya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.

‎"Bukan hanya anak-anak di pesantren ini, tapi seluruh anak bangsa diharapkan bisa mendapat manfaat dari program ini. Ini bukti konkret perhatian pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menuturkan, untuk program CKG di Jakarta Barat pada hari pertama menyasar 100 peserta didik ‎Pondok Pesantren Assiddiqiyah. 

"Kehadiran CKG di sini menjadi simbol bahwa pemerintah tidak hanya memberikan perhatian kepada sekolah umum saja, namun juga sekolah-sekolah keagamaan juga menjadi perhatian serius dalam pemberian layanan kesehatan," bebernya. 

Ia menambahkan, program ini nantinya akan menyasar setidaknya 1.250 sekolah di seluruh tingkatan se-Jakarta Barat secara paralel atau atau bertahap sesuai penjadwalan yang sudah dibuat.

"CKG ini program nasional, saya tegaskan artinya seluruh peserta didik nantinya berhak melakukan CKG dan saya juga sudah minta kepada petugas untuk berikan layanan terbaiknya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ratusan ASN di Jaksel Ikuti Cek Kesehatan Gratis

ASN Pemkot Jaksel Ikuti Pengecekan Kesehatan

Selasa, 15 Juli 2025 973

50 Warga Nikmati Layanan CKG di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati

50 Warga Akses Layanan CKG di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati

Rabu, 12 Februari 2025 1492

Hari Perdana Progam CKG di Tanah Abang Layani 21 Pasien

21 Pasien Nikmati Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tanah Abang

Selasa, 11 Februari 2025 1277

8 Puskesmas di Jakpus Layani Program CKG Warga Berulangtahun

Delapan Puskesmas di Jakpus Siap Layani Cek Kesehatan Gratis

Senin, 10 Februari 2025 2200

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 5357

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1390

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1647

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1317

Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 739

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks