300 Anak Ikuti Peringatan HAN di Jakarta Barat

Kamis, 24 Juli 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 951

Peringatan HAN di Jakbar Diwarnai Kegiatan Menarik

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tingkat Kota Jakarta Barat diikuti sebanyak 300 peserta mulai dari anak-anak PAUD hingga tingkat SMA dan sederajat.

"Anak-anak adalah pilar utama kemajuan bangsa"

Peringatan HAN ini diisi dengan talkshow, penampilan seni anak, dongeng, dan mengenal teknologi robotic, serta pelantikan Forum Anak Jakarta Barat. 

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengatakan, dengan mengusung tema "Suara Anak Masa Depan Bangsa" peringatan HAN menjadi momentum untuk mendengarkan, menghargai, dan memberdayakan suara anak-anak sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa.

"Anak-anak adalah pilar utama kemajuan bangsa dengan potensi, gagasan, dan mimpi yang dapat membawa perubahan positif bagi Indonesia. Kita semua bertanggung jawab untuk mendukung aspirasi mereka, mendengarkan pandangan tentang masa depan, dan memberikan dukungan agar mereka berkembang secara optimal," ujarnya, Kamis (24/7). 

Uus mendorong berbagai lintas sektor untuk terus bersama-sama melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak. Termasuk, dalam pemberian identitas, pengasuhan yang layak, layanan kesehatan dan jaminan sosial, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta mendapatkan perlindungan khusus menuju Indonesia layak anak tahun 2030.

"Mari kita bangun semangat baru dalam membangun bangsa melalui upaya pemenuhan dan perlindungan anak di seluruh wilayah kerja kita demi mewujudkan Indonesia layak anak pada tahun 2030 dan Indonesia Emas 2045," ajaknya.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah menjelaskan, hari ini bukan hanya momentum tahunan, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk terus menghadirkan ruang yang aman, inklusif, dan bermakna bagi anak-anak. 

Lebih dari itu, lebih Iin, kegiatan ini juga menjadi pemberhentian kelima dalam rangkaian Pekan Anak Jakarta dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025. 

"Ini sebuah rangkaian yang dirancang untuk mengajak seluruh wilayah di Jakarta merayakan, mendengar, dan memperkuat suara anak sebagai bagian dari pembangunan," ucapnya.

Iin menambahkan, pihaknya saat ini terus mendorong terbentuknya kawasan ramah anak, forum anak aktif, serta sistem perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat yang tidak hanya menyelamatkan anak dari kekerasan, tetapi juga mendorong tumbuh kembangnya secara mental, sosial, dan spiritual.

"Saya mengajak untuk menjadikan peringatan ini bukan sekadar selebrasi, tapi wujud nyata komitmen kita untuk melindungi dan memajukan anak Indonesia," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Sudin KPKP Jaksel Gelar Safari Kampanye Gemarikan Tahun 2025

Sudin KPKP Jaksel Safari Kampanye Gemarikan

Kamis, 24 Juli 2025 1498

 300 Peserta Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Jaktim

300 Peserta Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Jaktim

Selasa, 22 Juli 2025 996

HAN 2025, DPRD DKI Ingatkan Masa Depan Jakarta di Tangan Generasi Muda

HAN 2025, Legislator Ini Ingatkan Masa Depan Jakarta di Tangan Generasi Muda

Rabu, 23 Juli 2025 913

Jelang HAN 2025, Legislator Dorong Perluasan RPTRA untuk Tumbuh Kembang Anak

Dewan Dorong Perbanyak RPTRA untuk Tumbuh Kembang Anak

Jumat, 18 Juli 2025 947

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9079

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 2641

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3492

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2683

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1343

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks