Komisi A Bahas Kinerja Keuangan Pemprov DKI dalam Rapat P2APBD 2024

Selasa, 17 Juni 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 711

Komisi A Bahas Kinerja Keuangan Pemprov DKI dalam Rapat P2APBD 2024

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi A DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2024.

"semua diurai dalam rapat,"

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, rapat tersebut difokuskan pada pembahasan kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya terkait tingkat serapan anggaran.

“Berapa yang dianggarkan, berapa yang diserap, dan jika penyerapannya belum maksimal, semua diurai dalam rapat,” ujar Mujiyono, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/6).

Ia menambahkan, pembahasan juga mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan pelayanan publik serta aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui para anggota dewan.

“Muncul beberapa poin yang berkaitan dengan pelayanan publik dan aspirasi warga. Namun, semuanya tetap dalam konteks P2APBD,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Mujiyono turut mendukung langkah Pemprov DKI yang telah merampungkan pengisian jabatan eselon II. Saat ini, seluruh jabatan di tingkat tersebut sudah definitif.

Komisi A juga mendorong agar proses serupa juga dilakukan pada jabatan eselon III dan IV.

“Target berikutnya adalah penataan eselon III dan IV, lalu dilanjutkan ke tingkat golongan, termasuk lurah dan camat,” jelasnya.

Ia juga menekankan belum optimalnya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pensiun dengan jumlah pegawai yang direkrut setiap tahun. Menurutnya, kondisi ini berdampak pada sejumlah jabatan di lingkungan Pemprov DKI tidak diisi oleh pejabat definitif.

“Yang pensiun bisa 100 orang, tapi yang direkrut hanya 50, bahkan kadang lebih sedikit,” ungkapnya.

Mujiyono berharap, keberadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dapat mendukung kelancaran roda pemerintahan. Kemudian ASN yang memenuhi syarat juga diharapkan dapat mengisi jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena untuk rekrutmen CPNS, kewenangannya ada di pemerintah pusat, termasuk kuotanya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rano Tanggapi Pandangun Umum Legislatif terhadap P2APBD 2024

Rano Tanggapi Pandangan Umum Legislatif terhadap P2APBD 2024

Senin, 16 Juni 2025 2187

Rano Tanggapi Pandangun Umum Legislatif terhadap P2APBD 2024

Fraksi DPRD DKI Sampaikan Pandangan Umum terhadap Pertanggungjawaban APBD 2024

Senin, 16 Juni 2025 1099

DPRD Apresiasi Capaian PAD Pemprov DKI Lampaui Target

DPRD Apresiasi Capaian PAD Pemprov DKI Lampaui Target

Selasa, 10 Juni 2025 684

DPRD DKI, Apresiasi, Pendapatan, APBD, 2023, Lampaui, Target

DPRD DKI Apresiasi Capaian Pendapatan APBD 2023 Lampaui Target

Kamis, 25 Juli 2024 1744

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 39429

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3663

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2032

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2014

Refleksi satu tahun Pramono Rano rezap

Refleksi Satu Tahun, Pram-Rano Paparkan Capaian Kinerja

Jumat, 20 Februari 2026 1519

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks