Padat Penduduk, DKI Cocok Gunakan Sanitasi Komunal

Jumat, 21 Agustus 2015 Reporter: Devi Lusianawati Editor: Lopi Kasim 2682

Sanitasi Buruk Merugikan Negara

(Foto: Yopie Oscar)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperbaiki seluruh saluran pembuangan air limbah (sanitasi) di ibukota. Menurut Djarot, sanitasi yang buruk dapat merugikan negara.

Di Jakarta, sanitasi komunal bisa digunakan karena wilayahnya merupakan perumahan padat penduduk

Dikatakan Djarot, hampir sebagian wilayah di Jakarta merupakan wilayah dengan jumlah penduduk yang padat. Untuk satu kota, bisa ditempati hingga 5 juta jiwa. Mengatasi masalah tersebut, di kawasan padat penduduk sanitasi yang cocok adalah sanitasi komunal.

"Di Jakarta, sanitasi komunal bisa digunakan karena wilayahnya merupakan perumahan padat penduduk," ujar Djarot, saat menerima perwakilan Yayasan Mercy Corp Indonesia di Balai Kota, Jumat (21/8).

Selain itu, lanjut Djarot, salah satu cara untuk membersihkan sanitasi yang ramah lingkungan adalah dengan cara dekomposer. Menurutnya, cara tersebut sangat bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri penghasil gas dan bau.

"Sehingga tidak perlu dikuras dan tidak menimbulkan bau," tandas Djarot.

BERITA TERKAIT
Kesehatan Penghuni Rusun Tanah Tinggi Dicek

Kesehatan Penghuni Rusun Tanah Tinggi Dicek

Minggu, 24 Mei 2015 4811

SD-Kampanye-Peduli-Air.jpg

Siswa SD Kampanye Peduli Air

Kamis, 20 Maret 2014 4527

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2245

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2517

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1148

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks