Lahan Tidur Milik PT JIEP Segera Digunakan untuk Urban Farming

Selasa, 20 Mei 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 1999

Pemkot Jaktim Tinjau Lahan Urban Farming di Kawasan Industri Pulo Gadung

(Foto: Nurito)

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Timur, Fauzi didampingi Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Taufik Yulianto melakukan peninjauan lahan tidur milik PT Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung (JIEP) yang akan dioptimalkan untuk pengembangan urban farming.

"Menjaga ketahanan dan kemandirian pangan ini sangat penting"

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan peninjauan ke rumah kompos seluas kurang lebih 1,5 hektare yang juga sudah menerapkan pengolahan sampah hingga budi daya Maggot. 

Fauzi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat lahan yang akan dijadikan lokasi urban farming. Terlebih, di Kawasan Industri Pulo Gadung ini sudah mampu menghasilkan kompos yang dapat digunakan menjadi pupuk tanaman.

"Ini proses pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Tempat pengolahan sampah juga sangat baik dan profesional," ujarnya, Selasa (30/5). 

Fauzi menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur akan kolaborasi dengan PT JIEP dalam pengembangan lahan yang ada, salah satunya pengembangan pertanian perkotaan.

"Kawasan Industri Pulo Gadung ini bukan hanya tempat kerja, namun juga bisa menjadi destinasi hingga ruang interaksi karena disiapkan tempat melepaskan lelah berupa area penghijauan, ruang interaktif, dan urban farming," terangnya.

Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono menjelaskan, akan merapikan terlebih dahulu lahan yang ada menjadi lokasi urban farming dan taman bersama.

"Tahun ini akan kita lakukan pembuatan urban farming dan tahun depan bisa lebih dimaksimalkan lagi," tegasnya.

Menurutnya, program urban farming ini akan terus digencarkan. Sehingga, lahan yang tidak bisa dijadikan sebagai tempat industri atau pergudangan bisa lebih memberikan manfaat.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengaku siap berkolaborasi dan memberikan pendampingan untuk merealisasikan urban farming di Kawasan Industri Pulo Gadung.

"Kami masih menunggu kepastian lahan yang bisa digunakan. Nantinya, untuk pengelolaan lahan bisa dilakukan dengan melibatkan karyawan PT JIEP dan warga setempat," ungkapnya.

Taufik mengapresiasi rencana kolaborasi bersama PT JIEP dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Jakarta. Terlebih, saat ini komoditas pangan masih banyak dipasok dari luar Jakarta.

"Upaya menjaga ketahanan dan kemandirian pangan ini sangat penting. Termasuk, kaitannya dengan pemanfaatan lahan dan pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas urban farming untuk menjaga ketahanan pangan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Jelang Idul Adha, Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

Rabu, 14 Mei 2025 1131

20 Kilogram Cabai Dipanen di Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

20 Kilogram Cabai Dipanen di Lahan Urban Farming RW 06 Pulo Gebang

Jumat, 09 Mei 2025 1344

Sudin KPKP Jaktim Berhasil Sterilisasi 328 Kucing

Sudin KPKP Jaktim Sterilisasi 128 Kucing di Sekretariat RW 06 Kelurahan Dukuh

Kamis, 08 Mei 2025 1917

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Senin, 28 April 2025 1830

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Urban Farming di RW 06 Pulo Gebang akan Dijadikan Edu Farm

Senin, 28 April 2025 1830

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6484

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 1290

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1018

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 774

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1510

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks