Pramono Fokus Tingkatkan Akses Pendidikan Merata

Kamis, 15 Mei 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1429

Pramono Fokus Tingkatkan Akses Pendidikan Merata

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

"Pendidikan itu menjadi hal yang sangat utama,"

Hal ini disampaikan Pramono saat menutup acara Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) di Ruang Auditorium Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (15/5).

Pramono kemudian berbagi kisahnya sebagai anak seorang guru, yang menekankan pentingnya pendidikan dalam keluarganya. Pramono menyampaikan latar belakang keluarganya yang mendorongnya untuk bertekad kuat dalam meraih pendidikan tinggi.

"Pendidikan itu menjadi hal yang sangat utama dalam keluarga kami. Kami tujuh bersaudara. Walaupun anaknya guru, tujuh-tujuhnya Alhamdulillah jadi sarjana," ujar Pramono.

Dalam upayanya meningkatkan akses pendidikan di Jakarta, Pramono memaparkan beberapa program unggulan yang dijalankannya. Di antaranya yakni Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, KJMU, pemutihan ijazah, dan lain sebagainya.

Terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pramono menjelaskan, program ini memberikan bantuan finansial kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Pada tahun ini, sebanyak 707.622 siswa menerima manfaat dari program ini.

"Fondasi paling utama, paling dasar adalah memberikan apa yang disebut dengan Kartu Jakarta Pintar," katanya.

Sedangkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) memberikan bantuan kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pramono menekankan komitmen Pemprov DKI untuk menjamin keberlanjutan pendidikan penerima KJMU hingga jenjang S2 dan S3, selama IPK mereka memenuhi syarat.

"Jumlahnya pada periode ini, kemarin sudah kita ketok jumlahnya 15.792 mahasiswa," ucap Pramono.

Selain itu, Pramono juga mengeluarkan peraturan gubernur yang memberikan akses gratis kepada penerima KJP untuk mengunjungi tempat wisata dan museum di Jakarta, seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, Monas, dan museum lainnya.

Untuk meningkatkan literasi, Pemprov DKI juga memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum hingga pukul 10 malam.

Pramono juga menyampaikan adanya program pemutihan ijazah oleh Pemprov DKI. Sebanyak 6.652 ijazah siswa yang ditahan karena masalah finansial akan ditebus oleh Pemprov DKI untuk mempermudah mereka melanjutkan pendidikannya maupun mendapatkan pekerjaan.

"Alhamdulillah per hari ini sudah 488 ijazah," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Kesbangpol Jaksel Gelar Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Organisasi Perempuan

Organisasi Perempuan Jaksel Dapat Pemantapan Wawasan Kebangsaan

Kamis, 15 Mei 2025 2439

Dukung Transportasi Umum Gratis di Jakarta, Bank DKI Luncurkan JakMob

Dukung Transportasi Umum Gratis di Jakarta, Bank DKI Luncurkan JakMob

Senin, 12 Mei 2025 4504

Gubenur Pram Hadiri Pembagian Santunan Yatim di Ponpes Minhajurrosyidin

707.622 Anak bakal Terima KJP Tahun Ini

Sabtu, 22 Maret 2025 1585

Penerima KJP Plus Bisa Rekreasi Gratis di Ancol, Ini Waktu dan Caranya

Penerima KJP Plus Bisa Rekreasi Gratis di Ancol, Ini Waktu dan Caranya

Selasa, 22 April 2025 2912

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14623

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3695

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1550

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 2038

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 825

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks