21 Eksibitor Ikut Serta di Business Matching ke-22

Senin, 05 Mei 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1670

20 Eksibitor Ikut Serta di Business Matching ke-22

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta menggelar Business Matching ke-22 dalam rangka Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

"memberikan manfaat bagi perekonomian nasional,"

Kegiatan berlangsung mulai 5 hingga 8 Mei 2025 di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta.

Sebanyak 21 eksibitor dari perusahaan industri bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan/atau Produk Dalam Negeri turut ambil bagian.

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan kebutuhan pengadaan barang dan jasa Pemprov DKI Jakarta dengan pelaku usaha lokal, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, serta mempromosikan produk dalam negeri dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, Business Matching P3DN DKI Jakarta telah memasuki batch ke-22, menjadikannya salah satu wilayah dengan intensitas pelaksanaan tertinggi di Indonesia.

Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian RI yang diwakili oleh Kepala Pusat Industri Halal, Kris Sasono Ngudi Wibowo, mengapresiasi keseriusan Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau dari sisi intensitas, memang Jakarta harus sering mengadakan business matching karena belanja pemerintah provinsinya luar biasa. Semakin banyak pelaku usaha yang dijaring, semakin bagus,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, Business Matching P3DN di Jakarta dinilai menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat brand produk lokal di pasar domestik.

Ia menyampaikan, komitmen belanja pemerintah DKI Jakarta terhadap produk dalam negeri telah mencapai Rp44 triliun per triwulan pertama 2025, dengan realisasi mencapai 18 persen.

“DKI Jakarta biasanya masuk paling tinggi dalam realisasi terhadap komitmen. Jadi kami optimistis, sampai akhir tahun bisa ngebut,” katanya.

Pada kesempatan itu Sekretaris Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Ety Syartika membacakan sambutan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Dalam sambutannya, Pramono mengatakan, Presiden RI telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada tanggal 30 April 2025, dalam rangka penguatan penguatan konsumsi domestik dan hilirisasi industri.

Ia menyampaikan, Peraturan Presiden ini mempertegas keberpihakan pemerintah kepada Produk Dalam Negeri guna optimalisasi kemanfaatan anggaran belanja pemerintah.

“Sejalan dengan Peraturan Presiden yang baru saja diundangkan ini, Business Matching P3DN merupakan salah satu sarana untuk mendorong percepatan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” katanya.

Beberapa poin yang perlu diperhatikan:

a. Kementerian/ Lembaga/ Perangkat Daerah/ Institusi Lainnya wajib menggunakan Produk Dalam Negeri, termasuk rancang bangun dan perekayasaan nasional.

b. PPK dalam menyusun spesifikasi teknis/ kerangka acuan kerja barang/jasa menggunakan: Produk Dalam Negeri; Produk bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI); Produk Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi dari hasil produksi dalam negeri; dan Produk Ramah Lingkungan Hidup.

c. Prioritas penggunaan Produk Dalam Negeri mengikuti ketentuan pada Pasal 66 mulai dari PDN dengan nilai TKDN ditambah BMP minimal 40%, hingga PDN yang telah tercantum dalam Sistem Informasi Industri Nasional.

Ia berharap kegiatan Business Matching menjadi langkah nyata dalam mewujudkan perekonomian Jakarta yang kuat, mandiri, berdaya saing, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Semoga usaha kita dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dapat memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas PPKUKM, Monev, P3DN, Fokus, Evaluasi, Tahap, Pelaksanaan, Pembayaran

Monev P3DN, Fokus Evaluasi Tahap Pelaksanaan dan Pembayaran

Kamis, 17 April 2025 1336

Pemprov DKI Optimistis Realisasi Program P3DN 2025 Lebihi Target

Pemprov DKI Optimistis Realisasi Program P3DN 2025 Lebihi Target

Senin, 14 April 2025 1726

Business Matching P3DN DKI Jakarta Catat Transaksi 483 Miliar Rupih dalam Dua Tahun

Business Matching P3DN DKI Jakarta Catatkan Transaksi Rp483 Miliar Lebih

Rabu, 12 Februari 2025 1559

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2684

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1222

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 994

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 534

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 451

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks