Ahok Gandeng Jakpro Kembangkan Wisata Pulau Seribu

Rabu, 19 Agustus 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 4432

Kembangan Pariwisata Kepulauan Seribu Ahok Gandeng Jakpro

(Foto: Erna Martiyanti)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengembangkan pariwisata di Kepulauan Seribu menjadi bertaraf internasional. Sebab, banyak potensi wisata yang masih belum dikembagkan.

Kami membangun kawasan Pulau Seribu dengan Jakpro. Karena Jakpro ini tempatnya konglomerat

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku akan menggandeng PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu.

"Kami membangun kawasan Pulau Seribu dengan Jakpro. Karena Jakpro ini tempatnya konglomerat," kata Ahok, saat melakukan pertemuan bersama Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Rabu (19/8).

Untuk menunjang program tersebut, juga akan dibangun bandar udara di Pulau Panjang. Bandara itu sebenarnya sudah ada, namun tidak berfungsi dan terbengkalai.

Menurut Ahok, pihaknya akan mengembangkan pariwisata di Kepulauan Seribu seperti di Singapura, Bangkok, Maldives, dan negara lainnya. Sehingga diharapkan warga kelas menengah dan kaum jetset Indonesia tidak perlu lagi mengunjungi negara-negara tersebut.

"Nanti dibuat reklamasi dari Pulau Panjang, membuat vila di sana. Sehingga nelayan kecil bisa menikmatinya," ucap Basuki.

Jakpro juga akan bekerja sama dengan PLN dan Pertamina untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG). Meskipun akan dibangun banyak vila di Pulau Panjang, 100 persen sertifikat tetap kepemilikan Pemprov DKI.

Menko Kemaritiman, Rizal Ramli mengungkapkan, pengembangan wisata maritim di Kepulauan Seribu merupakan keinginan Presiden Joko Widodo. Kementeriannya mendukung penuh langkah Pemprov DKI membangun bandara, pelabuhan, PLTG, penginapan, pengelolaan sampah, hingga air bersih di Kepulauan Seribu.

Bahkan, pemerintah pusat akan membantu pembangunan bandara di Pulau Panjang. Landasan pacu akan diperpanjang dari 800 meter menjadi 1.500 meter. Infrastruktur tersebut akan dilengkapi dengan pembangunan beberapa pelabuhan di Kepulauan Seribu.

"Pesawat terbang yang agak besar itu masuk ke landasan pacu. Setelah turun, wisatawan bisa langsung naik yacht di dermaga Pulau Panjang. Jangan sampai pembangkit listriknya tidak disediakan, karena tidak mungkin daerah wisata gelap-gelapan. Wisatawan juga diingatkan tidak merusak terumbu karang," ungkap Rizal.

BERITA TERKAIT
Operasi Biduk Digelar Di Pulau Resort

131 Pendatang dan Pekerja di Kepulauan Seribu Dapat SKDS

Rabu, 19 Agustus 2015 3499

Potensi Budaya Kepulauan Seribu Diminta Dikembangkan

Potensi Budaya Kepulauan Seribu Diminta Dikembangkan

Rabu, 22 Juli 2015 5441

Kepulauan Seribu akan Dipasangi Wi-Fi

Kepulauan Seribu akan Dipasangi Wi-Fi

Selasa, 12 Mei 2015 3937

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2349

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2371

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1714

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 981

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1763

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks