Pemprov DKI Upayakan Pemberdayaan Ekonomi Tekan Angka Tawuran

Selasa, 18 Februari 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1345

DKI Jakarta Soroti Pemberdayaan Ekonomi dan Pengawasan Konten Medsos Tekan Angka Tawuran

(Foto: Reza Pratama Putra)

Kasus tawuran di Jakarta masih menjadi salah satu persoalan serius yang harus segara dituntaskan.

"terus berupaya mencari solusi efektif dalam mengatasi tawuran,"

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali menilai, salah satu penyebab utama tawuran adalah banyaknya waktu luang yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda.

“Latar belakang warga tawuran itu biasanya karena mereka memiliki banyak waktu luang yang tidak terpakai,” ujar Marullah, Selasa (18/2).

Sebagai solusi, Marullah menekankan pentingnya memberikan pekerjaan kepada mereka yang rentan terlibat tawuran. Menurutnya, dengan memiliki pekerjaan, para pemuda diharapkan lebih sibuk dan tidak lagi memiliki waktu untuk melakukan aksi kekerasan di jalanan.

Marullah menilai, strategi ini telah diterapkan di beberapa kawasan padat penduduk di Jakarta dan terbukti efektif dalam menekan angka tawuran.

“Jika mereka sibuk bekerja dan mendapatkan kesejahteraan, mereka tidak akan lagi memprovokasi warga sekitar untuk tawuran,” katanya.

Marullah menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mencari solusi efektif dalam mengatasi tawuran, baik melalui pemberdayaan ekonomi maupun pengawasan ketat terhadap penyebaran konten yang dapat memicu aksi kekerasan di kalangan pemuda.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Fredy Setiawan menyampaikan, tawuran di Jakarta terjadi dalam dua bentuk, yakni tawuran alami akibat gesekan antarwarga dan tawuran yang dipicu oleh konten di media sosial.

Ia menjelaskan, Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, telah berkomunikasi dengan pihak platform media sosial untuk membatasi konten yang dapat memicu aksi tawuran.

“Kami sudah berbicara dengan beberapa pihak dari media sosial terkait tawuran alami dan tawuran yang dipicu oleh konten digital,” tandas Fredy.

BERITA TERKAIT
 Pj Gubernur DKI Ajak Tiktok Indonesia Jalin Sinergi Cegah Tawuran

Pemprov DKI Gandeng TikTok Antisipasi Konten Berisi Ajakan Tawuran

Senin, 10 Februari 2025 1892

Sudindik Jaksel Tingkatkan Pengetahuan Agama Untuk Hindari Kenakalan Remaja Saat Ramadan

Sudindik I dan II Jaksel Optimalkan Kegiatan Keagamaan Saat Ramadan

Kamis, 13 Februari 2025 1276

JPO, Kolong, Flyover, Kalibata, Dibuka

JPO Kolong Flyover Kalibata Kembali Dibuka Setelah Ada Posko Cegah Tawuran

Sabtu, 15 Februari 2025 1809

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13310

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8998

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 3525

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2230

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 2003

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks