Djarot Optimistis Jakarta Pertahankan Peran Strategis Meski Bukan Lagi Ibu Kota

Selasa, 31 Desember 2024 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1870

Djarot Optimistis Jakarta Pertahankan Peran Strategis Meski Bukan Lagi Ibu Kota

(Foto: doc)

Djarot Saiful Hidayat optimistis Jakarta akan mempertahankan perannya sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan, meskipun tidak lagi sebagai ibu kota negara. Djarot yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Juni hingga 15 Oktober 2017, juga berharap Jakarta dapat terus menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan juga negara-negara lain.

"mewujudkan Jakarta sebagai kota global,"

"Tetaplah pola pikir kita meskipun secara de jure ibu kota kita sudah dipindah di IKN, tetapi kita pikirannya harus tetap Jakarta harus kita bangun betul menjadi kota pemerintahan yang baik, yang bisa membangun hubungan kerja sama bukan hanya dengan pemerintah pusat tetapi juga dengan pemerintahan negara-negara di dunia," ujar Djarot, ditemui di sela-sela acara Bentang Harapan Jakarta (JakASA) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/12).

Untuk mewujudkan Jakarta menjadi kota global, Djarot menekankan, perlunya membangun pemerintahan yang bersih, melayani, inovatif, dan mampu menegakkan aturan dengan tegas. Selain itu, menurutnya, pemerintah juga harus mampu membangun karakter warga Jakarta untuk disiplin.

"Kota Jakarta ini juga membutuhkan suatu pemetaan yang berkelanjutan sehingga program-program kemarin itu yang baik-baik itu harus tetap dilanjutkan sehingga Kota Jakarta akan semakin cepat untuk bisa mewujudkan Jakarta sebagai kota global menyongsong lima abad ke depan," kata Djarot.

Lebih lanjut, Djarot juga menyoroti sejumlah permasalahan di Jakarta yang masih menjadi PR untuk diselesaikan, seperti banjir rob, kemacetan dan masih tingginya risiko bencana. Menurut Djarot, kondisi ini menjadi tantangan besar dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang layak huni.

Untuk menyelesaikan masalah kemacetan, ia menyarankan agar memaksimalkan penggunaan transportasi publik. Selain itu, layanan dan jumlah armada transportasi publik pun perlu ditingkatkan.

"Kita juga melihat Kota Jakarta masih menghadapi bencana banjir, kebakaran dan ini sebagai pekerjaan rumah kita kalau kita mau mewujudkan Kota Jakarta menyongsong lima abad menjadi kota global yang nyaman untuk ditinggali," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pj Gubernur Teguh Buka Bentang Harapan, Kain Raksasa untuk Masa Depan Jakarta

Pj Gubernur Teguh Buka Bentang Harapan, Kain Raksasa untuk Masa Depan Jakarta

Selasa, 31 Desember 2024 1340

BMKG Prediksi Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta Berawan

BMKG Prediksi Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta Berawan

Selasa, 31 Desember 2024 1723

Pemkot Jaksel Sosialisasikan Musrenbang Kepada 142 Pendamping

142 Pendamping Ikuti Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Musrenbang 2025

Senin, 30 Desember 2024 1445

 DLH DKI Siagakan Ribuan Personel Tangani Sampah Malam Tahun Baru

Dinas LH Kerahkan Ribuan Personel Tangani Sampah Malam Tahun Baru

Senin, 30 Desember 2024 1221

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2908

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 735

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks