Jelang Nataru, Pasokan Komoditi di Pasar Induk Kramat Jati Terkendali

Kamis, 19 Desember 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1867

 Jelang Nataru, Pasokan Komoditi di Pasar Induk Kramat Jati Aman

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Pasokan komoditi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, jelang Natal dan Tahun' Baru (Nataru) 2024, terbilang aman dan terkendali.

"Stoknya masih tercukupi, karena banyak daerah pemasok sedang panen,"

Hal ini terungkap saat Pj Gubernur DKI, Teguh Setyabudi, melakukan monitoring dan berdialog langsung dengan beberapa pedagang di pasar ini.

"Bagaimana pak harga-harganya saat ini, ada kenaikan atau tidak," tanya Teguh pada sejumlah pedagang.

Para pedagang secara umum menyebut ada kenaikan harga saat ini untuk komoditi cabai dan bawang merah. Namun, untuk pasokan masih terbilang aman dan penjualan juga tidak mengalami kendala.

Diungkapkan Teguh, kenaikan harga beberapa komoditas, terutama cabai dan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati ini, bukan karena kurangnya stok atau pasokan dari daerah.

"Stoknya masih tercukupi, karena banyak daerah pemasok sedang panen," ucap Teguh.

Dijelaskan Teguh, monitoring yang dilakukan jajarannya bersama Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia serta Bulog ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan strategis jelang Natal dan Tahun' Baru.

Jelang Natal dan Tahun Baru ini, menurut Teguh, Pemprov DKI dan jajaran PPID secara reguler melakukan upaya pengendalian inflasi daerah melalui strategi 4K. Yaitu menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Sementara, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengungkapkan, saat ini memang ada kenaikan harga sejumlah komoditi. Misalnya, harga cabai merah keriting naik Rp 1.000 dari Rp 27.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram. Namun, pasokannya terbilang aman sebanyak 26 ton.

Lalu, cabai merah besar TW Rp 32.000 per kilogram mengalami kenaikan Rp 2.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram, dengan pasokan sebanyak  enam ton.

Untuk cabai rawit merah Rp 30.000 per kilogram naik Rp 1000 dari harga sebelumnya. Pasokannya di Pasar Kramat Jati sebanyak 28 ton.

Selanjutnya bawang merah mengalami kenaikan dari Rp 26.000 menjadi Rp 27.000 per kilogram. Untuk pasokannya mencapai 80 ton per hari

"Secara umum, kenaikan harganya tidak terlalu signifikan. Sebab, pasokannya cukup," tandas Agus.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Borong Enam Penghargaan dalam Sehari

Pemprov DKI Borong Enam Penghargaan dalam Sehari

Rabu, 18 Desember 2024 2021

Pj Gubernur DKI Pimpin Panen Sayur di Penggilingan

Pj Gubernur Teguh Pimpin Panen Raya di Penggilingan

Rabu, 18 Desember 2024 1942

36 UMKM Ramaikan Festival UMKM PPJI Expo

Yuk Kunjungi Festival UMKM PPJI Expo di Gedung Nyi Ageng Serang

Rabu, 18 Desember 2024 1542

Pemprov DKI, Talkshow, Hari Ibu ke 96

Pemprov DKI Gelar Talkshow Peringati Hari Ibu

Rabu, 18 Desember 2024 1663

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Selasa, 17 Desember 2024 2161

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 1530

CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1385

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 794

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 880

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1251

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks