Jelang Nataru, Pasokan Komoditi di Pasar Induk Kramat Jati Terkendali

Kamis, 19 Desember 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1653

 Jelang Nataru, Pasokan Komoditi di Pasar Induk Kramat Jati Aman

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Pasokan komoditi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, jelang Natal dan Tahun' Baru (Nataru) 2024, terbilang aman dan terkendali.

"Stoknya masih tercukupi, karena banyak daerah pemasok sedang panen,"

Hal ini terungkap saat Pj Gubernur DKI, Teguh Setyabudi, melakukan monitoring dan berdialog langsung dengan beberapa pedagang di pasar ini.

"Bagaimana pak harga-harganya saat ini, ada kenaikan atau tidak," tanya Teguh pada sejumlah pedagang.

Para pedagang secara umum menyebut ada kenaikan harga saat ini untuk komoditi cabai dan bawang merah. Namun, untuk pasokan masih terbilang aman dan penjualan juga tidak mengalami kendala.

Diungkapkan Teguh, kenaikan harga beberapa komoditas, terutama cabai dan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati ini, bukan karena kurangnya stok atau pasokan dari daerah.

"Stoknya masih tercukupi, karena banyak daerah pemasok sedang panen," ucap Teguh.

Dijelaskan Teguh, monitoring yang dilakukan jajarannya bersama Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia serta Bulog ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan strategis jelang Natal dan Tahun' Baru.

Jelang Natal dan Tahun Baru ini, menurut Teguh, Pemprov DKI dan jajaran PPID secara reguler melakukan upaya pengendalian inflasi daerah melalui strategi 4K. Yaitu menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Sementara, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengungkapkan, saat ini memang ada kenaikan harga sejumlah komoditi. Misalnya, harga cabai merah keriting naik Rp 1.000 dari Rp 27.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram. Namun, pasokannya terbilang aman sebanyak 26 ton.

Lalu, cabai merah besar TW Rp 32.000 per kilogram mengalami kenaikan Rp 2.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram, dengan pasokan sebanyak  enam ton.

Untuk cabai rawit merah Rp 30.000 per kilogram naik Rp 1000 dari harga sebelumnya. Pasokannya di Pasar Kramat Jati sebanyak 28 ton.

Selanjutnya bawang merah mengalami kenaikan dari Rp 26.000 menjadi Rp 27.000 per kilogram. Untuk pasokannya mencapai 80 ton per hari

"Secara umum, kenaikan harganya tidak terlalu signifikan. Sebab, pasokannya cukup," tandas Agus.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Borong Enam Penghargaan dalam Sehari

Pemprov DKI Borong Enam Penghargaan dalam Sehari

Rabu, 18 Desember 2024 1830

Pj Gubernur DKI Pimpin Panen Sayur di Penggilingan

Pj Gubernur Teguh Pimpin Panen Raya di Penggilingan

Rabu, 18 Desember 2024 1698

36 UMKM Ramaikan Festival UMKM PPJI Expo

Yuk Kunjungi Festival UMKM PPJI Expo di Gedung Nyi Ageng Serang

Rabu, 18 Desember 2024 1359

Pemprov DKI, Talkshow, Hari Ibu ke 96

Pemprov DKI Gelar Talkshow Peringati Hari Ibu

Rabu, 18 Desember 2024 1506

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Selasa, 17 Desember 2024 1911

BERITA POPULER
Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1440

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 1402

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 791

Gubernur pramono malam renungan suci jati

Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

Sabtu, 18 April 2026 658

Sterilisasi kucing kep seribu anita

251 HPR di Pulau Sabira Berhasil Divaksin dan Sterilisasi

Jumat, 17 April 2026 967

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks