KPAP DKI Sosialisasikan Pencegahan HIV di Rutan Cipinang

Selasa, 05 November 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 976

KPAP DKI Sosialisasikan Pencegahan HIV di Rutan Cipinang

(Foto: Nurito)

Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta,  mensosialisasikan program pencegahan HIV di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (5/11).

"Berharap nanti dibuat program bersama dengan Rutan Cipinang terkait pencegahan HIV/AIDS," 

Kegiatan yang dibuka Kepala Rutan Cipinang, Irwanto Dwi Yhana Putra, diikuti 35 peserta dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DKI, kader PKK, PMI DKI, Kanwil Kemenkumham dan dokter di lingkungan Rutan Kelas I Cipinang.

Staf KPAP  DKI Jakarta, Sri Budi Hindrati Khotimah mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengeliminasi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODIV) sekaligus mencegah penyebaran HIV/AIDS di lingkungan Rutan.

"Kami berharap nanti dibuat program bersama dengan Rutan Cipinang terkait pencegahan HIV/AIDS," ujarnya.

Hindrati menegaskan, pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada warga binaan Rutan Cipinang agar kasus  HIV AIDS dapat ditekan semaksimal mungkin, serta menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODIV.

Kepala Rutan Kelas I Cipinang Jakarta Timur, Irwanto Dwi Yhana Putra menegaskan, sangat mengapresiasi sosialisasi ini dan akan terus meningkatkan sinergisitas lintas sekotr demi mencegah penyebaran HIV/AIDS di Jakarta, teramsuk area Lapas dan Rutan.

"Kami berharap, petugas kesehatan, baik dokter atau perawat bisa memberikan pemahaman dan komunikasi yang baik kepada warga binaan, dalam penanggulangan pencegahan penularan HIV AIDS," ucap Irwanto.

Menurutnya, lingkungan Rutan dan Lapas Cipinang yang terdiri dari empat blok hunian ini cukup rentan penyebaran HIV/AIDS karena jumlah warga binaan saat ini mencapai 2.775 orang, padahal idealnya 1.084 orang.  

Untuk upaya mencegah penyebaran HIV/AIDS, pihaknya menetapkan kebijakan pemeriksaan kesehatan rutin kepada setiap tahanan. Menurutnya, saat ini ada 22 tahanan yang terindikasi reaktif terhadap HIV.

"Diduga mereka terpapar saat sebelum masuk rutan," tukasnya.

Diakui Irwanto, pihaknya mengedukasi warga binaan bahwa penularan HIV tidak secara langsung bersentuhan dengan kulit, tetapi melalui darah, air liur dan lainnya.

"Terhadap mereka, pihaknya rutin memeriksakan kesehatannya dan memberikan obat secara berkala. Harapannya dalam jangka waktu tertentu mereka tidak reaktif lagi terhadap HIV," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Sampel HIV/AIDS Disebar ke Tingkat Kecamatan

Sampel HIV/AIDS Disebar ke Tingkat Kecamatan

Kamis, 24 Maret 2016 5178

 Puluhan WPA Presentasikan Kegiatan Sosialisasikan HIV/AIDS

KPA DKI Sosialisasikan HIV/Aids di Kantor Kecamatan Gambir

Senin, 16 Oktober 2023 8933

35 Relawan AIDS Kecamatan Pasar Rebo Dikukuhkan

35 Relawan AIDS Kecamatan Pasar Rebo Dikukuhkan

Kamis, 09 November 2023 8032

Keberadaan WTS di Jakut Kian Meresahkan

Terminal dan Stasiun akan Disterilkan dari PMKS

Sabtu, 30 Mei 2015 6823

Lurah Dan Camat Wajib Alokasikan Anggaran Untuk Pencegahan HIV/AIDS

Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS Harus Rutin Diadakan

Kamis, 05 November 2015 4606

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3842

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 416

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks