Terjerat Hukum, Siswa Tetap Boleh Ikut UN

Sabtu, 12 April 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 5721

UN Ujian Nasional Sekolah

(Foto: doc)

Sebanyak 119.879 siswa setingkat SMA, SMK dan MA, termasuk yang tersangkut masalah hukum tetap diberi kesempatan melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada 14-16 April mendatang. Meskipun begitu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta belum mengetahui jumlah siswa yang tersangkut kasus tersebut.

Kita memberikan kesempatan bagi dia melangkah lebih jauh dengan pertobatan yang dilakukan

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun mengaku, belum mendata jumlah siswa yang saat ini terjerat kasus hukum. Kendati demikian mereka akan tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti UN tahun ini. "Kita memberikan kesempatan bagi dia melangkah lebih jauh dengan pertobatan yang dilakukan," kata Lasro, Sabtu (12/4).

Menurutnya, hal tersebut telah diatur Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Pendidikan. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Anak untuk mendapatkan masukan untuk tindakan yang akan diambil ke depan.

"Kita berhadapan dengan hak asasi, jadi kita selalu konsen bertanya kepada KPAI dan Komnas Anak, sebenarnya yang di penjara pun dikasih kesempatan ujian, dalam Undang-undang Pendidikan itu haknya anak," ujarnya.

Pada pelaksanaan UN nanti, pihak sekolah yang akan mendatangi langsung siswa ke lembaga pemasyarakatan (lapas). Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk pelaksanaan UN di dalam lapas. "Nanti kita yang jemput bola, agar tetap dalam pengawasan kepolisian juga," ucapnya.

Selain itu, siswa yang sedang dirawat di rumah sakit juga akan diakomodir. Sama seperti siswa yang berada di lapas, di mana pihak sekolah yang akan mendatangi langsung siswa. "Yang sedang sakit juga mendapatkan perlakukan sama, mereka tetap diakomodir dan didatangi langsung ke rumah sakit," jelasnya.

Dinas Pendidikan DKI sendiri menargetkan tingkat kelulusan tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun itu bukan menjadi satu-satunya fokus utama dalam pelaksanaan UN. Tahun lalu Jakarta, mendapat peringkat 9 se-Indonesia untuk tingkat kelulusan SMK dan SMA. Diharapkan tahun ini peringkat tersebut bisa naik atau minimal bisa sama dengan tahun sebelumnya.

BERITA TERKAIT
disdik jaktim lasro marbun soal UN SMA SMK

Disdik Jamin Tak Ada Kebocoran Soal UN

Sabtu, 12 April 2014 4364

jambelajar_siswa.jpg

119.879 Siswa SMA/SMK Siap Hadapi UN

Kamis, 03 April 2014 3354

Soal Ujian Nasional Jakarta

Disdik Antisipasi 5 Titik Rawan Kebocoran Naskah UN

Sabtu, 12 April 2014 4931

jambelajar_siswa.jpg

Sudin Dikmen Jaktim Target Siswa Lulus 100 Persen

Sabtu, 12 April 2014 4422

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2880

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1140

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1659

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1654

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 815

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks