Kholidin, Pemanah yang Mengandalkan Kekuatan Gigi

Senin, 14 Oktober 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1667

 Kholidin, Pemanah yang Mengandalkan Kekuatan Gigi

(Foto: Nurito)

Penampilan Kholidin di arena panah memang berbeda dengan atlet lainnya. Jika yang lain lebih menggunakan kekuatan kaki atau tangannya, pemanah asal DKI Jakarta ini lebih mengandalkan gigi untuk menarik anak panah dari busurnya.

"Saya ingin buktikan bahwa saya juga mampu berkarya dan berprestasi," 

Pria berusia 47 tahun ini menggunakan gigi untuk menarik dan mengarahkan anak panah, setelah kehilangan tangan kirinya sejak 2017 lalu.

Tangan kiri kakek satu cucu ini,  harus diamputasi setelah mengalami patah tulang akibat terjatuh dari pohon kelapa di kampung halamannya, Pekalongan, Jawa Tengah.

Meski harus hidup dengan satu tangan, tak menghalangi bapak dua anak ini untuk berkarya dan berprestasi. Hal ini dibuktikannya, dengan mendulang banyak medali di ajang kejuaraan para panahan tingkat nasional maupun internasional.

Suami dari Neni Handayani ini, mengenal olahraga panahan dari adiknya, Anton Sobirin, pada 2016 lalu. Mereka selalu berlatih panah di kawasan Pulomas, Jakarta Timur.

Untuk melatih gigi agar tetap kuat menarik anak panah, ia selalu menghindari konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas maupun dingin, seta rutin membersihkan menggunakan siwak.

"Saya ingin buktikan bahwa saya  juga mampu berkarya dan berprestasi," tegasnya.

Sejak bergabung sebagai atlet para panahan di National Paralympic Committee (NPC) DKI, 2018 lalu. Kholidin sudah banyak meraih medali.

Di Pekan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo kali ini, dia merebut medali emas di nomor recurve open (70 meter) individual elimination round putra.

Sebelumnya, saat Peparnas XVI di Papua, 2021, ia juga berhasil meraih medali emas. Kemudian medali emas Piala Presiden tahun 2022,

Kemudian di ajang internasional Asean Para Games, Kholidin meriah medali emas, perak dan  perunggu.

Selanjutnya, World Abilitysport Games tahun 2023, Para Archery World Ranking tournament 2024, double men recurve APG 2022, IWAS, Asian Champ 2023,yang seluruhnya meraih medali emas.

Selain itu dia juga menempati peringkat enam kualifikasi Paralympic WPAG Plzen 2023 dan world ranking event 2024.

"Selagi masih dibutuhkan di NPC DKI, saya akan tetap menjadi atlet para panahan. Namun, jika tidak dibutuhkan lagi, saya akan pensiun sebagai atlet," ucap lelaki yang sehari-hari berjualan bubur ayam di Jalan Timor 25, Wisma GH Kebon Sirih,  Menteng, Jakarta Pusat.

BERITA TERKAIT
Peparnas XVII, Kholidin Dulang Medali Emas di Cabor Para Panahan

Kholidin Tambah Medali Emas di Cabor Para Panahan

Sabtu, 12 Oktober 2024 1570

Jelang Ramadhan, Satgas Kebersihan Bantu Bersihkan Masjid

20 Satgas LH Kebayoran Baru Bantu Bersihkan Masjid

Senin, 20 Maret 2023 2370

Atlet DKI Sumbang 32 Medali di ASEAN Paragames 2022

Atlet DKI Sumbang 29 Medali di ASEAN Paragames 2022

Jumat, 12 Agustus 2022 2418

Membanggakan, DKI Raih Peringkat III di Peparnas XVII

Hebat, Kontingen DKI Raih Peringkat Tiga Peparnas XVII

Minggu, 13 Oktober 2024 1573

Kembali, DKI Dulang Tiga Emas di Peparnas XVII

Cabor Para Renang dan Atletik Kembali Sumbang Emas untuk DKI

Jumat, 11 Oktober 2024 1447

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3417

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1694

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1508

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 793

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 880

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks