Diskusi Publik KPU DKI dan KAHMI JAYA Bahas Pilkada 2024

Sabtu, 21 September 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1790

Diskusi Publik KPU DKI dan KAHMI JAYA Bahas Pilkada 2024

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (KAHMI JAYA) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, membahas tentang Pilkada 2024 dalam diskusi publik yang digelar di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (20/9).

"Gunakan hak pilih dengan baik agar nanti terpilih pemimpin yang sesuai aspirasi warga,"

Diskusi publik ini mengangkat tema ' Partisipasi Masyarakat Dalam Mensukseskan Pilkada DKI 2024 ditengah Isu Apatisme, Golput Dan Gercos'

Ketua Umum KAHMI Jaya, M. Ichwan Ridwan mengatakan, Pilkada 2024 merupakan momen penting bagi perjalanan Jakarta menjadi kota global setalah tak lagi berstatus ibu kota negara.

Karena itu, Ia mengimbau seluruh keluarga besar KAHMI dan HMI se-Jakarta Raya untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik saat pencoblosan nanti.

"Keluarga besar KAHMI dan HMI se-Jakarta raya adalah pemilih yang rasional. Gunakan hak pilih dengan baik agar nanti terpilih pemimpin yang sesuai aspirasi warga Jakarta," ajaknya, melalui rilis yang diterima redaksi Berita Jakarta, Sabtu (21/9).

Komisioner KPUD Provinsi DKI Jakarta, Dody Wijaya menyampaikan, perlu adanya sosialisasi dan bentuk kampanya para kandidat yang inovatif, serta turun ke tengah masyarakat. Hal ini akan menjadi sebuah program bagi KPUD Jakarta.

"Kami telah siap untuk menyelenggarakan Pilkada DKI 2024. Termasuk dengan kesiapan DPT dalam pilkada nanti," tegasnya.

Dewan Pakar KAHMI JAYA, Achmad Fachrudin menambahkan, partisipasi masyarakat pada Pilkada merupakan suatu keniscayaan karena pemilihan umum hakikatnya digelar untuk menyalurkan hak pilih masyarakat.

Ajang Pilkada ini, menurut Fachrudin, menjadi wadah kandidat berkompetisi untuk menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa masyarakat ke arah lebih baik.

Sebab itu, pria yang akrab disapa Abah ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses pemilihan. 

Menurutnya, bila tingkat partisipasi pemilih mencapai sekitar 70 persen, proses dan hasil dari Pilkada akan memiliki derajat kepercayaan dan legitimasi tinggi dari publik.

"Tidak hanya partisipasi pemilih, proses kandidasi dan kontestasi yang demokratis serta aspiratif juga tidak kalah penting," tandasnya.

BERITA TERKAIT
KAHMI Jaya Apresiasi Bantuan Hewan Kurban PJ Gubernur

KAHMI Jaya Apresiasi Bantuan Hewan Kurban Pj Gubernur

Rabu, 19 Juni 2024 4366

Majelis Wilayah KAHMI Jaya Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Majelis Wilayah KAHMI Jaya Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Rabu, 04 Oktober 2023 5957

MW KAHMI Jaya Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

MW KAHMI Jaya Adakan Workshop Publikasi Ilmiah

Sabtu, 03 Desember 2022 2495

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2451

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1195

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 503

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 949

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 383

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks