Diskusi Publik KPU DKI dan KAHMI JAYA Bahas Pilkada 2024

Sabtu, 21 September 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1885

Diskusi Publik KPU DKI dan KAHMI JAYA Bahas Pilkada 2024

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (KAHMI JAYA) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, membahas tentang Pilkada 2024 dalam diskusi publik yang digelar di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (20/9).

"Gunakan hak pilih dengan baik agar nanti terpilih pemimpin yang sesuai aspirasi warga,"

Diskusi publik ini mengangkat tema ' Partisipasi Masyarakat Dalam Mensukseskan Pilkada DKI 2024 ditengah Isu Apatisme, Golput Dan Gercos'

Ketua Umum KAHMI Jaya, M. Ichwan Ridwan mengatakan, Pilkada 2024 merupakan momen penting bagi perjalanan Jakarta menjadi kota global setalah tak lagi berstatus ibu kota negara.

Karena itu, Ia mengimbau seluruh keluarga besar KAHMI dan HMI se-Jakarta Raya untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik saat pencoblosan nanti.

"Keluarga besar KAHMI dan HMI se-Jakarta raya adalah pemilih yang rasional. Gunakan hak pilih dengan baik agar nanti terpilih pemimpin yang sesuai aspirasi warga Jakarta," ajaknya, melalui rilis yang diterima redaksi Berita Jakarta, Sabtu (21/9).

Komisioner KPUD Provinsi DKI Jakarta, Dody Wijaya menyampaikan, perlu adanya sosialisasi dan bentuk kampanya para kandidat yang inovatif, serta turun ke tengah masyarakat. Hal ini akan menjadi sebuah program bagi KPUD Jakarta.

"Kami telah siap untuk menyelenggarakan Pilkada DKI 2024. Termasuk dengan kesiapan DPT dalam pilkada nanti," tegasnya.

Dewan Pakar KAHMI JAYA, Achmad Fachrudin menambahkan, partisipasi masyarakat pada Pilkada merupakan suatu keniscayaan karena pemilihan umum hakikatnya digelar untuk menyalurkan hak pilih masyarakat.

Ajang Pilkada ini, menurut Fachrudin, menjadi wadah kandidat berkompetisi untuk menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa masyarakat ke arah lebih baik.

Sebab itu, pria yang akrab disapa Abah ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses pemilihan. 

Menurutnya, bila tingkat partisipasi pemilih mencapai sekitar 70 persen, proses dan hasil dari Pilkada akan memiliki derajat kepercayaan dan legitimasi tinggi dari publik.

"Tidak hanya partisipasi pemilih, proses kandidasi dan kontestasi yang demokratis serta aspiratif juga tidak kalah penting," tandasnya.

BERITA TERKAIT
KAHMI Jaya Apresiasi Bantuan Hewan Kurban PJ Gubernur

KAHMI Jaya Apresiasi Bantuan Hewan Kurban Pj Gubernur

Rabu, 19 Juni 2024 4457

Majelis Wilayah KAHMI Jaya Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Majelis Wilayah KAHMI Jaya Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Rabu, 04 Oktober 2023 6068

MW KAHMI Jaya Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

MW KAHMI Jaya Adakan Workshop Publikasi Ilmiah

Sabtu, 03 Desember 2022 2585

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2247

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2517

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1148

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks