Inflasi DKI Jakarta Agustus 2024 Bukukan Angka 1,98 Persen

Senin, 02 September 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2673

Inflasi DKI Jakarta Agustus 2024 Bukukan Angka 1,98 Persen

(Foto: doc)

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat, besaran inflasi Jakarta pada medio Agustus 2024 sebesar 1,98 persen atau lebih rendah 2,12 persen dibanding inflasi nasional secara  year on year (y-on-y).  

"Ketahanan pangan cukup berhasil menjaga stabilitas inflasi." 

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Nurul Hasanuddin mengatakan, besaran inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga  kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,51 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,39 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,52 persen.

Lalu, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,00 persen; kelompok kesehatan 1,11 persen; kelompok transportasi 1,51 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan  0,24 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,66 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,44 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,23 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,36 persen.

"Sedangkan inflasi month to month (m-to-m) Agustus 2024 sebesar 0,04 persen," katanya, Senin (2/9).

Dilanjutkan Nurul, dari sejumlah komoditas penyumbang inflasi m-to-m Agustus 2024, pihaknya mencatat sebanyak 5 komoditas utama dengan besaran tertinggi, yakni komoditas bensin 0,05 persen, tarif sekolah dasar 0,05 persen, emas perhiasan 0,02 persen, cabe rawit 0,02 persen dan bubuk kopi 0,01 persen.

Sedangkan lima komoditas yang mencatatkan angka deflasi yang turut andil menjaga inflasi m-to-m Agustus 2024 terkendali, antara lain komoditas angkutan udara -0,04 persen, bawang merah -0,03 persen, cabai merah -0,02 persen, tomat -0,02 persen dan telur ayam ras -0,01 persen.

Menurut Nurul, tingkat inflasi DKI Jakarta Agustus secara m-to-m, sebesar 0,04 persen lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 0,01 persen. Namun, data inflasi DKI Jakarta Agustus 2024 secara y-to-y sebesar 1,98 persen tercatat lebih baik dari tahun 2023 lalu sebesar 2,93 persen.

Dari sejumlah komoditas, jelas Nurul, pihaknya mencatat tiga besar komoditas penyumbang inflasi y-to-y DKI Jakarta pada Agustus 2024, yakni, emas perhiasan sebesar 0,32 persen, beras sebesar 0,23 persen dan bensin 0,11 persen. Sementara tiga komoditas yang turut andil penyumbang deflasi pada angka inflasi y-to-y DKI Jakarta Agustus 2024, yakni telur ayam ras -0,04 persen, sabun air/cuci piring -0,02 persen dan cabai merah -0,02 persen.

"Ketahanan pangan cukup berhasil menjaga stabilitas inflasi. Terbukti sejumlah komoditas seperti cabai merah dan telur ayam ras mencatatkan deflasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
TPID DKI Studi Banding ke Kepulauan Riau

Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah Nonprodusen, TPID DKI Studi Banding ke Kepri

Rabu, 28 Agustus 2024 1351

Kanwil DJP Jakarta Pusat Catatkan Penerimaan Pajak 54,15 Triliun Rupiah

Kanwil DJP Jakarta Pusat Catatkan Penerimaan Pajak Rp 54,15 Triliun

Jumat, 16 Agustus 2024 2331

Inflasi DKI Juli 2024 Capai 1,97 Persen

Inflasi DKI Juli 2024 Capai 1,97 Persen

Kamis, 01 Agustus 2024 1631

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9274

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3233

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3659

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1949

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1518

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks