Terlepas dari Middle Income Trap, Ini Upaya Jakarta Mempertahankannya

Senin, 29 Juli 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1401

Terlepas dari Middle Income Trap, Ini Upaya Jakarta Mempertahankannya

(Foto: doc)

DKI Jakarta menjadi satu dari tiga provinsi di Indonesia yang telah resmi lepas dari middle income trap atau jebakan pendapatan menengah. Dua provinsi lainnya yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

"Sektor tersier yang berkontribusi paling besar,"

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, Jakarta mayoritas ditopang oleh sektor Jasa yang memiliki nilai tambah besar.

Ia merinci, struktur ekonomi Jakarta pada triwulan I-tahun 2024 yaitu, sektor primer menyumbang 0,25 persen, sektor sekunder menyumbang 22,56 persen dan sektor tersier menyumbang 77,19 persen.

"Sektor tersier yang berkontribusi paling besar yaitu lapangan usaha perdagangan besar dengan kontribusi sebesar 17,91 persen, disusul oleh industri jasa keuangan sebesar 11,17 persen dan infokom sebesar 9,34 persen," ujarnya, Senin (29/7).

Sementara itu sektor sekunder ditopang oleh industri pengolahan dengan kontribusi sebesar 11,63 persen dan konstruksi sebesar 10,74 persen.

Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta memiliki fokus pada peningkatan kualitas pengembangan SDM melalui pendidikan, pelatihan, riset; pengembangan infrastruktur, mendorong investasi serta pengembangan kewirausahaan dan UMKM melalui digitalisasi untuk dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sri menambahkan, dari sisi investasi upaya yang dilakukan di antaranya, mempermudah proses perizinan dan menyelenggarakan Jakarta Investment Forum sebagai event tahunan untuk menarik investor menanamkan modalnya.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya membantu Jakarta keluar dari kondisi middle income trap,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, total pendapatan per kapita DKI Jakarta sebesar 21.000 dollar AS. Hal itu disampaikannya pada Perayaan Hari Jadi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke-58 pada Jumat (26/7) lalu.

Ia menyampaikan, berdasarkan klasifikasi Bank Dunia, negara berpendapatan tinggi adalah negara dengan tingkat pendapatan minimal 13.845 dollar AS per kapita. Mengacu data tersebut, maka Jakarta telah berhasil masuk kategori maju dan kedudukannya sudah setara dengan Singapura.

“Bahkan, wilayah Jakarta Pusat sudah memiliki tingkat pendapatan sebesar 50.000 dollar AS per kapita. Itu setara dengan negara-negara maju lain,” ungkap Airlangga.

Airlangga menerangkan, keberhasilan provinsi-provinsi itu meningkatkan pendapatannya didorong dengan upaya memaksimalkan industri andalan di masing-masing daerah.

“Pendapatan per kapita di Jakarta tinggi karena sudah banyak industri berbasis jasa yang menjadi ciri khas dari kota-kota maju di negara lain,” ucapnya.

Airlangga menjelaskan, pemerintah memiliki strategi khusus untuk membuat wilayah Indonesia lainnya terlepas dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).

“Misalnya, melakukan pemetaan dengan melihat faktor pendorong ekonomi, tingkat kesejahteraan sosial, tingkat pendidikan hingga tingkat kemiskinan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Gerakan Roda Perekonomian Jakarta, JaKreatiFest 2024 Diapresiasi

Gerakan Roda Perekonomian Jakarta, JaKreatiFest 2024 Diapresiasi

Jumat, 07 Juni 2024 1627

Program Reseller Dharma Jaya Diapresiasi

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Warga, Program Reseller Dharma Jaya Diapresiasi

Jumat, 26 Juli 2024 1209

Grab Luncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk Wisatawan di Jakarta

Pemprov DKI Apresiasi Grab Luncurkan Tourism Safety and Security Center

Kamis, 11 Juli 2024 4119

Dinas PPKUKM dan HIPPINDO akan Gelar JITEX 2024

Dinas PPKUKM dan HIPPINDO akan Gelar JITEX 2024

Rabu, 17 Juli 2024 1909

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 2252

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 1866

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1720

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1348

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1229

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks