Imunisasi Polio di RPTRA Pulo Besar Disambut Antusias Warga

Selasa, 23 Juli 2024 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 1242

Warga Antusias Ikuti PIN Polio di RPTRA Pulo Besar

(Foto: Anita Karyati)

Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang diselenggarakan di RPTRA Pulo Besar, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utar  disambut antusias warga setempat.

Imunisasi Polio ini sangat penting

Warga Pulo Besar I, RT 02/11, Kelurahan Sunter Jaya, Fitriana (29) menuturkan, hari ini dirinya mengantar putranya Bima (13) untuk kali pertama mendapatkan vaksin Polio.

"Alhamdulillah, senang sekali karena vaksin ini penting untuk kesehatan anak saya, apalagi gratis. Lebih bangga lagi, anak saya diberikan tetes vaksin Polio langsung oleh Bapak Wali Kota Jakarta Utara," ujarnya, Selasa (23/7).

Hal serupa disampaikan warga RT 01/11, Kelurahan Sunter Jaya, Ainatun Nisfya (33). Ia merasa senang anaknya Muhammad Azhar (2) telah mendapatkan tetes imunisasi Polio putaran pertama.

Menurutnya, PIN Polio ini sangat bagus untuk mengingatkan kepada orang tua bahwa pemberian imunisasi Polio penting untuk kesehatan dan pertumbuhan anak.

"Imunisasi Polio ini sangat penting, terutama untuk perkembangan anak saat besar nanti. Tentu, saya akan melengkapi Imunisasi ini," terangnya.

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menuturkan, imunisasi Polio ini sangat penting untuk kesehatan anak-anak, khususnya dalam menyiapkan Generasi Emas mendatang.

Sasaran PIN Polio ini untuk seluruh anak usia 0-7 tahun. Di wilayah Jakarta Utara sejumlah 218.303 anak atau target harian mencapai 31.186 anak. Untuk itu, diperlukan kolaborasi pentahelix dengan seluruh unsur untuk mencapai target.

"Pemberian ini tidak hanya di Posyandu atau rumah sakit, tetapi juga akan kita laksanakan di kantor RW, RPTRA, tempat ibadah, tempat wisata, mal, dan tempat umum lainnya," ungkapnya.

Ali menuturkan, meskipun penyakit Polio belum ditemukan di DKI Jakarta, namun pelaksanaan imunisasi ini harus tetap dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab bersama.

"Melalui kesiapan dan kerja sama, kami optimistis dapat mencapai cakupan imunisasi Polio tertinggi dan merata di Jakarta Utara. Bahkan, bisa melebihi target minimum dari Kementerian Kesehatan sebesar 95 persen," bebernya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Lysbeth Regina Pandjaitan menambahkan, pelaksanaan PIN Polio putaran pertama dilaksanakan mulai 23 Juli-3 Agustus 2024. Sedangkan, untuk putaran kedua dimulai 6-17 Agustus mendatang.

"Semoga pelaksanaan imunisasi

Polio putaran pertama ini dapat berjalan sukses dan melebihi target. Kami telah mengerahkan seluruh tenaga kesehatan dan unsur non-kesehatan untuk menggencarkan imunisasi ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudinkes Jaksel Targrtkan 238.516 Anak Terima Imunisasi Polio

238.516 Anak di Jaksel Ditarget Divaksin Polio Pekan Ini

Senin, 22 Juli 2024 1377

 27.676 Balita di Jakut Telah Dapat Imunisasi Dasar Lengkap

27.676 Balita di Jakut Telah Dapat Imunisasi Dasar Lengkap

Jumat, 17 November 2023 10096

Kick Off Imunisasi PCV, Dinkes DKI Jakarta Ajak Orang Tua Manfaatkan Layanan Imunisasi Gratis

Kick Off Imunisasi PCV, Dinkes DKI Jakarta Ajak Orang Tua Manfaatkan Layanan Imunisasi Gratis

Senin, 12 September 2022 2369

Kelurahan Semper Timur Gencarkan BIAN di Permukiman Warga

Kampanye BIAN Digencarkan di Permukiman Warga Semper Timur

Senin, 29 Agustus 2022 1806

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7199

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6504

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6060

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 5995

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1288

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks