Pemprov DKI Gerak Cepat Jamin Mobilitas Warga Tetap Optimal Pascainsiden Jatuhnya Alat Berat di Jalur MRT

Kamis, 30 Mei 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 1247

 Pemprov DKI Gerak Cepat Menjamin Mobilitas Warga Tetap Optimal

(Foto: Istimewa)

Pemprov DKI Jakarta gerak cepat mengantisipasi dampak insiden jatuhnya alat berat dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Insiden tersebut mengakibatkan operasional MRT dihentikan sementara, Kamis (30/5) sore.

Sesuai arahan Pj Gubernur Jakarta, kami mengambil langkah antisipatif

Untuk memastikan mobilitas warga tidak terganggu, Transjakarta diinstruksikan mengoptimalkan layanan yang ada.

“Sesuai arahan Pj Gubernur Jakarta, kami mengambil langkah antisipatif sehingga mobilitas warga tidak terganggu,” ungkap Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/5).

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan sejumlah langkah yang telah diambil.

“Tidak lama setelah kejadian, Transjakarta langsung melakukan penambahan armada yang beroperasi, khususnya pada koridor 1 yang terdampak gangguan MRT yaitu sebanyak sembilan unit dengan fokus di segmen Monas – Blok M sehingga total bus menjadi 85 unit,” ujarnya.

Selain koridor 1, rute lain yang beririsan dengan layanan MRT yaitu rute 1E (Blok M – Pondok Labu) dan S21 (CSW – Ciputat) juga dilakukan penambahan lima bus.

“Selain itu, Transjakarta juga menginformasikan kepada pengguna layanan yang mau ke Lebak Bulus bisa menggunakan alternatif lain yaitu melalui koridor 13, transit di Velbak untuk melanjutkan dengan koridor 8 sampai Lebak Bulus,” lanjut Sigit.

Dengan adanya alternatif ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan pada rute S21. Per pukul 20.25 WIB, penambahan kembali dilakukan sebanyak 25 bus di koridor 1 sehingga total ada 101 bus yang melayani.

“Kami berupaya pelayanan kepada para pengguna transportasi publik dapat terjaga meskipun ada insiden yang tidak bisa diprediksi,” kata Sigit.

Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen terhadap keamanan dan keselamatan pengguna moda transportasi publik.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan dari kejadian ini,” pungkas Sigit.

Sementara itu, PT MRT Jakarta telah melakukan evakuasi seluruh penumpang dengan menurunkan penumpang di stasiun MRT terdekat. PT MRT Jakarta juga menginformasikan penumpang dapat mengajukan pengembalian dana bagi yang membeli tiket via aplikasi dan melakukan reset bagi pengguna.

BERITA TERKAIT
Ada Insiden Alat Berat Jatuh, Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara

Ada Insiden Alat Berat Jatuh, Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara

Kamis, 30 Mei 2024 1638

Pj. Gubernur Heru, Penandatanganan, Dokumen Kerja Sama, MRT Jakarta

Pj Gubernur Heru Saksikan Penandatanganan Tujuh Dokumen Kerja Sama Proyek MRT Jakarta

Jumat, 26 April 2024 3276

Pj. Gubernur Heru, Pemerintah Jepang, TOD Investment Forum, Kerja Sama, MRT Jakarta

Pj Gubernur Heru Bertemu Petinggi Pemerintah Jepang di TOD Investment Forum

Jumat, 26 April 2024 3354

Tiga Penghargaan Pembangunan Daerah Bukti Heru Mumpuni Pimpin Jakarta

Tiga Penghargaan Pembangunan Daerah Bukti Heru Mumpuni Pimpin Jakarta

Selasa, 07 Mei 2024 3851

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6035

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 886

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1260

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 752

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1083

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks