Dinas Parekraf Gelar FGD Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Rabu, 08 Mei 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 4764

Dinas Parekraf Gelar FGD Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) Data Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Wisata Jakarta Periode Libur Lebaran Tahun 2024 dan Strategi Meningkatkan Potensinya di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Jumlah kunjungan wisatawan terbanyak pada saat libur Lebaran

FGD digelar sebagai bentuk upaya mengembangkan potensi kunjungan wisata Jakarta. Peserta FGD terdiri dari 65 peserta dari 43 instansi pengelola destinasi wisata, baik pemerintah maupun swasta.

Kegiatan ini menghadirkan tiga nara sumber yang terdiri dari Kepala Bidang Data Informasi dan Pengembangan Destinasi Dinas Parekraf DKI Jakarta, Hari Wibowo; Direktur Pengembangan Destinasi 1 Kemenparekraf RI, Sri Utari Widyastuti dan Koordinator Riset Kepariwisataan, Transportasi dan Logistik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI, Addin Maulana.

Dalam kegiatan tersebut, peserta FGD turut aktif berpartisipasi dalam ruang diskusi dengan narasumber.

Hari Wibowo mengatakan, kegiatan FGD ini menjadi wadah bagi para pengelola destinasi, asosiasi dan juga institusi yang bergerak di bidang pariwisata untuk bersilaturahmi serta berkolaborasi memajukan pariwisata Jakarta ke depannya.

Ia memaparkan, data kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara periode libur Lebaran 2024 sebanyak 4.431.234 kunjungan dari 31 destinasi wisata yang ada di Jakarta.

Jumlah kunjungan wisatawan terbanyak pada saat libur Lebaran (29 Maret sampai 21 April 2024) yakni Pantai Indah Kapuk dan PIK 2.

“Di peringkat kedua TIJA Ancol dan di peringkat ketiga ada Taman Marga Satwa Ragunan,” ungkap Hari, Rabu (8/5).

Sementara itu, Sri Utari Widyastuti menyampaikan, strategi pengembangan destinasi dapat dilakukan dengan memperkaya daya tarik wisata, membangun konektivitas antar daya tarik wisata, mengemas event menjadi menarik.

“Selain itu, memperbanyak ragam aktivitas pariwisata di DKI Jakarta,” terangnya.

Addin Maulana menjelaskan, maksud atau tujuan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Jakarta mayoritas untuk keperluan bisnis, dilanjutkan dengan berlibur dan berkunjung ke teman maupun kerabat.

Ia menambahkan, Jakarta memiliki banyak tantangan dalam pengembangan pariwisata di momen Lebaran. Di samping belum menjadi pilihan utama, wilayah algomerasi sekitarnya juga bukan merupakan destinasi utama mudik.

“Namun kondisi ini menciptakan peluang. Di mana elastisitas harga produk pariwisata terjadi. Insentif, promo, diskon dan lain-lain dapat menjadi opsi penarik mereka yang tinggal atau berlibur Lebaran di wilayah sekitar untuk datang ke Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pendaftaran Abang None Jakarta 2024 Dibuka Hingga 31 Mei

Pendaftaran Abang None Jakarta 2024 Dibuka Hingga 31 Mei

Senin, 06 Mei 2024 7774

Kunjungan Wisatawan ke Kepulauan Seribu Tembus 36.411 Orang

Kunjungan Wisatawan ke Kepulauan Seribu Tembus 36.411 Orang

Rabu, 17 April 2024 5310

Wisatawan dan Warga di Kepulauan Seribu Dihibur Musik Kreatif Ruang Publik

Wisatawan dan Warga di Kepulauan Seribu Dihibur Musik Kreatif Ruang Publik

Minggu, 14 April 2024 6407

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3423

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1699

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1521

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 797

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 886

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks