500 Pelajar SDN 07 Sunter Agung Diedukasi Pemilahan Sampah

Jumat, 26 April 2024 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 4192

500 Murid SDN 07 Sunter Agung Diedukasi Pemilahan Sampah

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara bekerjasama dengan Yayasan Lion Indonesia (Lions Club) mengedukasi 500 peserta didik di SD Negeri 07 Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok diedukasi tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah.

Pentingnya pemilahan sampah

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto mengatakan  kegiatan kolaborasi ini dalam rangka pembentukan agen perubahan di lingkungan sekolah yang terus digencarkan oleh Lions Club dalam program "Lions Go To School" bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup.

"Kegiatan ini diikuti pelajar mulai dari kelas IV sampai V. Mereka kita berikan bimbingan dan pengertian akan pentingnya pemilahan sampah sebelum dimasukkan ke dalam tempat sampah," ujarnya, Jumat (26/4).

Edy menjelaskan, pemahaman yang diberikan tentang jenis sampah meliputi, sampah organik, non-organik, dan reduksi. Pemilahan sampah dilakukan agar dapat memudahkan saat akan diolah kembali, utamanya yang menghasilkan nilai ekonomis.

Selain itu, pemilahan sampah dilakukan agar dapat menghindari terjadinya penumpukan sampah. Sebab, sampah yang menumpuk bisa menjadi sarang kuman dan bakteri yang merupakan penyebab utama penyakit.

Penyuluhan ini, imbuhnya, bukan hanya edukasi, tetapi mengajak mereka untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus edukasi barang yang tidak terpakai menjadi sirkulasi ekonomi.

"Mereka bukan sekedar memilah atau mengumpulkan, tapi mereka belajar dalam berusaha dan berbisnis dari sampah yang bernilai ekonomi," ungkapnya.

Menurutnya, dalam kegiatan ini Suku Dinas LH Jakarta Utara bersama Lions Club juga memberikan bantuan mountrash dropbox dan tong sampah terpilah tiga warna.

Diharapkan, kegiatan ini dapat mencetak anak-anak sebagai agen perubahan. Pasalnya, sekolah dasar menjadi wadah yang tepat untuk melahirkan agen-agen perubahan di masa yang akan datang.

"Semoga program ini dapat berkelanjutan atau aksi kebiasaan baik ini dapat terus ada di sekolah sebagai agen perubahan. Semoga mereka bisa menularkannya kepada adik-adiknya, temannya, orang tua dan masyarakat luas," harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru SDN 07 Sunter Agung, Intan menyampaikan rasa terima kasih kepada Lions Club dan Suku Dinas LH yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi penyuluhan pilah sampah.

"Kegiatan ini sangat bagus. Kami juga sudah ajarkan kepada murid untuk mengurangi sampah di sekolah dengan membawa botol minum dan tempat makan dari rumah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
271 Peserta Ikuti Kampanye HPSN di Sunter Jaya

271 Peserta Ikut Kampanye Pilah Sampah di Sunter Jaya

Minggu, 25 Februari 2024 10612

Pertin PKK di Kelurahan Setu Diwarnai Edukasi Pilah Sampah

Kader PKK Kelurahan Setu Diedukasi Pilah Sampah

Rabu, 17 Januari 2024 7840

Seluruh RW di Jakut Ditarget Dirikan BPS Tahun Ini

Seluruh RW di Jakut Ditarget Dirikan BPS Tahun Ini

Selasa, 21 November 2023 8022

Kelurahan Cikini Optimistis Raih Prestasi di Lomba Gotong Royong DKI

Kelurahan Cikini Sukses Galang Warga Memilah Sampah

Selasa, 23 Januari 2024 7662

Penimbangan Bank Sampah RW 02 Cilandak Barat Hasilkan 726 Kilogram

Penimbangan Bank Sampah RW 02 Cilandak Barat Hasilkan 726 Kilogram

Kamis, 30 Maret 2023 3697

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36517

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 21180

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5282

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3908

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2700

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks