Pengawasan Pangan Dilakukan di Pasar Santa

Senin, 01 April 2024 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 7996

Pemkot Jaksel Lakukan Pengawasan Pangan di Pasar Santa

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melakukan pengawasan pangan menjelang Lebaran di Pasar Santa, Jalan Cipaku 1, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru. 

Bisa berdampak buruk terhadap kesehatan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, pengawasan pangan ini dilakukan untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual di Pasar Santai aman konsumsi.

"Untuk pengawasan pangan hari ini kita melakukan pengambilan sampel pangan seperti, tahu, mi basah, makanan olahan hingga produk perikanan," ujarnya, Senin (1/4).

Mukhlisin menjelaskan, sampel yang diambil oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta langsung dilakukan uji laboratorium.

"Berdasarkan hasil uji, ditemukan beberapa pangan seperti, tahu, mi basah, dan pacar cina yang mengandung formalin dan Rhodamin B," terangnya.

Menurutnya, bagi pedagang yang diketahui menjual produk pangan dengan kandungan zat berbahaya maka langsung diberikan teguran dan peringatan persuasif.

"Nantinya akan dilakukan penelusuran lebih lanjut produsen produk pangan itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, bersamaan dengan pengawasan tersebut juga dilakukan pemantauan stok dan harga pangan.

"Harga komoditas pangan mulai dari beras, ayam, dan daging sapi masih stabil sejak awal Ramadan," bebernya.

Mukhlisin berharap, setelah dilakukan pengawasan dan pemantauan harga dan stok pangan ini dapat membuat animo masyarakat dalam mendapatkan pangan sebagai kebutuhan sehari-hari semakin meningkat. Sehingga, roda perekonomian berjalan dengan baik. 

"Pesan saya, masyarakat harus pintar memilih kebutuhan dan tidak usah panic buying saat ada harga pangan yang terdengar naik," imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar menuturkan, hari ini dilakukan pengambilan 20 sampel makanan yang diduga mengandung bahan atau zat berbahaya.

"Ada lima jenis makanan diketahui mengandung formalin dan Rhodamin B yang bisa berdampak buruk terhadap kesehatan bila dikonsumsi," paparnya.

Ia meminta Perumda Pasar Jaya dan Suku Dinas terkait untuk secara intensif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang.

"Ini tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan masyarakat yang sehat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakpus dan BBPOM DKI Gelar Pengawasan Takjil di Johar Baru

Pemkot Jakpus dan BBPOM DKI Gelar Pengawasan Takjil di Johar Baru

Kamis, 28 Maret 2024 9083

BPOM-Pemkot Jakut Lakukan Sampling Takjil di Tanjung Priok

BBPOM-Pemkot Jakut Lakukan Pengawasan Takjil di Kelurahan Kebon Bawang

Kamis, 21 Maret 2024 8716

Dinas PPKUKM - BBPOM di Jakarta Lakukan Pengawasan Terpadu Makanan Minuman di Pusat Perbelanjaan

Dinas PPKUKM Intensifkan Pengawasan Terpadu Produk Makanan Minuman

Kamis, 21 Maret 2024 8830

 Pemprov DKI Tambah Lokasi, Variasi Produk, dan Mitra untuk Sembako Murah

Pemprov DKI Tambah Lokasi, Variasi Produk dan Mitra untuk Sembako Murah

Kamis, 28 Maret 2024 9042

Forkopimko Jakut Lakukan Pengecekan Harga, Pasokan Dan Kualitas Pangan Menjelang Idul Fitri

Forkopimko Jakut Cek Stok Pangan di Pasar Modern

Selasa, 11 April 2023 1437

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3416

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1407

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks