Pelayanan Air Bersih dan Minum Perpipaan di Jakarta Optimistis Capai 100 Persen di 2030

Selasa, 27 Februari 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 9003

 SDA - PAM Jaya Optimistis Pelayanan Air Bersih dan Minum Perpipaan Capai 100 Persen di 2030

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Perumda PAM Jaya berkomitmen mewujudkan seluruh wilayah Jakarta bisa mendapatkan pelayanan air bersih dan minum perpipaan 100 persen pada tahun 2030.

Kami optimistis seluruh wilayah DKI Jakarta bisa mendapatkan pelayanan air bersih dan minum perpipaan

Kepala Sub Perencanaan Air Bersih Dinas SDA DKI Jakarta, Elisabeth Tarigan mengatakan, pihaknya dan PAM Jaya belum 100 persen memberikan pelayanan air bersih dan minum perpipaan kepada warga Jakarta. Menurutnya, hingga kini pelayanan baru berjalan sekitar 65 persen.

“Kami optimistis seluruh wilayah DKI Jakarta bisa mendapatkan pelayanan air bersih dan minum perpipaan dari Pemprov DKI pada tahun 2030,” ungkap Elisabeth saat Diskusi Setahun PAM Jaya Reborn di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/2).

Elisabeth menjelaskan, beberapa hal yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dan PAM Jaya dalam penyediaan air bersih dan minum perpipaan berdasar pada kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keterjangkauan.

Dia menjelaskan, Perumda PAM Jaya telah mengambil alih pengelolaan air bersih dan minum perpipaan di Jakarta secara penuh pada Februari 2023 lalu. Dia berharap PAM Jaya bisa memberikan pelayanan air bersih dan minum kepada warga Jakarta.

Elisabeth menambahkan, Pemprov DKI Jakarta dan PAM Jaya terus berupaya meningkatkan ketahanan air di Jakarta dan tidak bergantung lagi pada daerah lain.

“Kami bersinergi untuk berusaha meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih di Jakarta, kami belum sampai 100 persen tapi kami berusaha menuju ke sana,” kata Elisabeth.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya bekerja ekstra untuk mengejar target cakupan layanan 100 persen dengan terus meningkatkan pelayanan serta mengurangi angka kehilangan air atau non revenue water (NRW) yang berada di kisaran 45 persen saat ini.

Arief menyampaikan, PAM Jaya harus membangun sambungan baru perpipaan sepanjang 7.000 kilometer dan menambah jumlah produksi air bersih untuk penambahan cakupan layanan 35 persen.

“PAM Jaya punya target membangun 77.000 sambungan baru tahun 2024 untuk warga Jakarta yang belum terjangkau layanan. Untuk itu kami mohon maaf dan pengertian masyarakat apabila pekerjaan ini tmenimbulkan kemacetan di beberapa kawasan,” tandas Arief.

BERITA TERKAIT
21.000 Sambungan PAM Baru Akan Dipasang di Jakbar

PAM Jaya Targetkan Layani 21 Ribu Sambungan Baru di Jakbar

Selasa, 20 Februari 2024 12087

Baznas Bazis - PAM Jaya Kerja Sama Pemberdayaan Kelompok Disabilitas

Baznas Bazis - PAM Jaya Kerja Sama Pemberdayaan Kelompok Disabilitas

Jumat, 09 Februari 2024 8972

PAM JAYA - Transjakarta Kerja Sama Penyediaan Air Bersih di Seluruh Halte

PAM JAYA - Transjakarta Kerja Sama Penyediaan Air Bersih di Seluruh Halte

Rabu, 31 Januari 2024 14170

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 2617

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1158

Wagub Karno Korban Kebakaran Kebon Kosong bilal

Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

Selasa, 02 Juni 2026 1396

Sudin LH Tanam 500 Mangrove dan Lepas 50 Tukik di Pulau Sabira

Sudin LH Kepulauan Seribu Lepas Tukik dan Tanam Mangrove di Pulau Sabira

Jumat, 05 Juni 2026 659

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Sekolah Pelita Harapan di Pluit

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

Selasa, 02 Juni 2026 1311

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks