Sabtu, 04 Januari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Dunih
3149
(Foto: doc)
Kolong Flyover Klender, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, yang seharusnya steril dari aktivitas perdagangan kini telah dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Ratusan PKL, tampak menempati kolong jalan yang telah dipagar untuk berjualan. Bahkan, di kiri kanan Jl Raya Bekasi yang ada di kawasan tersebut juga dipenuhi ratusan PKL.
Maraknya pedagang seperti pedagang sayuran, ikan, perabot rumah tangga dan pulsa membuat kawasan itu tidak hanya jadi semrawut. Tapi, juga membuat kotor lingkungan. Pasalnya, beberapa PKL kerap membuang sampahnya di median jalan hingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Selain di kolong flyover, persis di tikungan kolong flyover lapak PKL juga berjejer di kiri kanan jalan. Kemudian memanjang hingga sejauh sekitar 300 meter di Jl Raya Bekasi.
Walikota Jakarta Timur, HR Krisdiyanto mengaku, sebenarnya kawasan tersebut sudah ditertibkan. Namun, PKL kembali menempati lahan tersebut.
"Sekarang ditertibkan, pasti besoknya datang lagi. Memang solusinya harus ada relokasi," ujar Krisdiyanto, Sabtu (4/1).
Kasudin Kebersihan Jakarta Timur, Apul Silalahi menambahkan, setiap hari pihaknya selalu mengangkut sampah di lokasi tersebut. Namun, karena pedagang dan warga tak disiplin, sampah banyak berserakan kembali. Saking banyaknya sampah pedagang, setiap hari pihaknya bisa mengangkut sampah di lokasi tersebut sebanyak 2 kontainer atau sekitar 10 meter kubik.
Bahkan, pihaknya kini menempatkan satu bak sampah tambahan, tak jauh dari bak sampah yang ada.
"Dulu waktu bak sampah hanya satu minta ditambah dan mereka menjamin sampah tak berantakan. Tapi nyatanya tidak pengaruh, sampah meluber ke jalan dan trotoar," jelas Apul.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3365
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
737
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
645
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital