Dinkes DKI Jamin Gigitan Nyamuk Wolbachia Aman bagi Manusia

Senin, 27 November 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 7694

Dinkes DKI Jamin Gigitan Nyamuk Wolbachia Aman dan Ramah Lingkungan

(Foto: Istimewa)

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menjamin gigitan nyamuk wolbachia yang sedang diujicobakan aman bagi manusia dan ramah lingkungan.

Gigitan nyamuk mengandung mengandung wolbachia

“Gigitan nyamuk mengandung bakteri wolbachia ke manusia tidak mengakibatkan sakit, termasuk terkena demam berdarah," ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangan tertulis, Senin (27/11).

Ia mengungkapkan, nyamuk yang membawa bakteri wolbachia juga tidak akan mengurangi populasi nyamuk serta tidak menggunakan teknologi rekayasa genetika sehingga tidak mengganggu ekosistem dan mikroorganisme lainnya.

"Nyamuk membawa bakteri wolbachia akan tetap berkembang biak dan tidak dapat membawa virus demam berdarah sehingga kasus DBD ke depan akan bisa ditekan menjadi nol pada tahun 2030 mendatang sesuai target yang ditetapkan oleh WHO," ungkapnya.

Ia menjelaskan, implementasi pengembangbiakan nyamuk wolbachia di Indonesia telah berhasil dilakukan di Yogyakarta mulai 2014. Menteri Kesehatan melalui surat keputusan pada tahun 2023 juga melakukan perluasan di lima kota yang memiliki angka kasus DBD cukup tinggi yakni Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang dan Kupang.

Target Kemenkes pada tahun 2023 untuk lima kota akan diambil satu kecamatan saja tiap kota, kecuali Semarang yang sudah masuk persiapan terlebih lebih dahulu dan sudah masuk kecamatan yang ketiga.

"Wilayah Bandung sudah mulai di satu kelurahan minggu lalu. Sementara Jakarta Barat masih proses sosialisasi kepada warga bersama kader, RT, RW tokoh masyarakat agar implementasi berjalan sebaik mungkin berkat dukungan masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, melalui coba ternak nyamuk yang dikasih umpan darah membuktikan gigitan nyamuk yang mengandung wolbachia sebanyak ratusan kali tetap sehat dan tidak terkena DBD.

"Umpan darah ini bahkan sudah diikuti banyak tokoh, termasuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Menkes Budi Gunadi Sadikin," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PSN di RW 06 Cipinang, Petugas Tidak Temukan Jentik Nyamuk

Puluhan Petugas Lakukan PSN di RW 06 Cipinang

Jumat, 15 September 2023 6265

DWP BPSDM - Dinas KPKP DKI Bersinergi Gelar Urban Farming

DWP BPSDM - Dinas KPKP DKI Bersinergi Adakan Urban Farming

Jumat, 29 September 2023 5597

Januari-Agustus DBD di Jakbar 736 Kasus

Kasus DBD di Jakbar Cenderung Alami Penurunan

Kamis, 07 September 2023 4694

Cegah DBD Sudin Kesehatan Jaksel Gencarkan Sosialisasi

Sudin Kesehatan Jaksel Gencar Sosialisasikan Pencegahan DBD

Jumat, 11 November 2022 2601

Sudin Kesehatan Jakbar Tingkatkan Sosialisasi DBD

Sudin Kesehatan Jakbar Fokus Sosialisasikan Pencegahan DBD dan Leptospirosis

Jumat, 11 November 2022 4114

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2266

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2521

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1155

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks