23 Peserta Dibekali Bimtek Ekowisata Bahari Kepulauan Seribu

Jumat, 20 Oktober 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 7241

 23 Peserta Dibekali Bimtek Ekowisata Bahari Kepulauan Seribu

(Foto: Anita Karyati)

23 peserta perwakilan dari Kepulauan Seribu dan Banten diberikan bimbingan teknis (bimtek) pelayanan publik dalam sektor pariwisata ekonomi kreatif (ekraf) dan lingkungan hidup di Ruang Pola Taman Nasional Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.

Kegiatan ini sangat memberikan dampak positif kepada masyarakat

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, kegiatan bimtek ini digagas Ombudsman RI sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem di laut atau pesisir dan mengembangkan ekowisata dan kesejahteraan masyarakat

"Kegiatan ini sangat memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya yang berada disekitar perairan Kepulauan Seribu," ujarnya, Jumat (20/10).

Menurut Fadjar, sektor pariwisata sangat erat hubungannya dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, dengan berkembangnya UMKM akan memberi nilai tambah dan berdampak pada perekonomian Kepulauan Seribu.

"Sebelumnya masyarakat Kepulauan Seribu berprofesi sebagai nelayan tangkap, lalu beralih menjadi nelayan budidaya dan sektor pariwisata. Artinya masyarakat sudah mulai berubah dan mandiri," katanya.

Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto menjelaskan, tujuan dari kegiatan bimtek ini untuk melakukan peninjauan lapangan di area vegetasi hutan mangrove dan laut sebagai objek sektor kelautan perikanan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Pemateri dalam kegiatan bimtek diisi dua narasumber dari Polisi Kehutanan Penyelia Taman Nasional Kepulauan Seribu, Agus Setiawan dan Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Dedi Rustam.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi pengelola untuk dijadikan acuan sebagai proses pengembangan ekowisata bahari dan juga memberikan manfaat," jelasnya.

Hery menambahkan, dalam mewujudkan pariwisata bahari, peran seluruh pemangku kebijakan sangat penting. Hal ini ditujukan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut serta menjaga, merasa memiliki dan ikut menyukseskan penerapan bisnis pariwisata.

"Tanpa dukungan dari masyarakat lokal, maka akan mengalami banyak gangguan dalam pelaksanaannya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 30 Peserta Ikuti Lokakarya Wisata Bahari Berbasis Konservasi

30 Peserta Ikuti Lokakarya Wisata Bahari Berbasis Konservasi

Senin, 18 September 2023 4825

Pemkab Canangkan Program Pulau Berdikari

Pemkab Canangkan Program Pulau Berdikari

Jumat, 28 Juni 2019 2260

Ratusan Fasta dan Sispala Tanam Mangrove di Ekowisata Angke Kapuk

Ratusan Anggota Fasta dan Sispala Tanam Mangrove di Ekowisata Angke

Minggu, 30 Juli 2023 6913

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2417

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2543

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1213

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks