DWP Gulkarmat Sektor IV Tambora Pelajari Urban Farming di Balkot Farm

Minggu, 01 Oktober 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 5597

DWP Gulkarmat Sektor IV Tambora Pelajari Urban Farming di Balkot Farm

(Foto: doc)

Sebanyak 20 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Sektor IV Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mempelajari urban farming (pertanian perkotaan) di Balkot Farm.

Bisa menggunakan metode hidroponik hingga pot

Ketua DWP Gulkarmat Sektor IV Kecamatan Tambora, Mey Joko Susilo mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait implementasi pertanian perkotaan meskipun di lahan terbatas.

"Kami berharap peserta yang ikut kegiatan ini akan memilki bekal keterampilan dalam berbudidaya pertanian untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungannya. Bisa juga kami nanti ikut menghijaukan lingkungan kantor tempat suami kami bekerja," ujarnya, Minggu (1/10).

Mey menjelaskan, pertanian perkotaan ini perlu terus digencarkan karena banyak memiliki manfaat, mulai dari penghijauan lingkungan hingga pemenuhan gizi bagi masyarakat.

"Beberapa materi yang diberikan dari penyuluh serta pengiat Balkot Farm di antaranya, budi daya hidroponik sayuran daun, budi daya buah anggur, dan pengolahan hasil sayur hidroponik," terangnya.

Menurutnya, dengan menjadi pelaku urban farming sangat potensial memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga. Sebab, saat ini pasokan sayuran ke Jakarta masih didominasi dari daerah.

"Kebutuhan sayur-mayur di Jakarta sangat besar. Apalagi kalau kita bisa penuhi sendiri, pasti juga lebih fresh dan kualitasnya bagus. Ini bisa lebih diminati," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati berharap, DWP Gulkarmat Sektor IV Tambora bisa semakin termotivasi untuk menjadi penggiat urban farming.

"Semoga bekal pengalaman dan pengetahuan yang didapat bisa diimplementasikan serta diinformasikan kepada yang lain," ucapnya.

Ia menambahkan, keterbatasan lahan termasuk di lingkungan perkantoran bukanlah menjadi hambatan untuk melakukan urban farming.

"Bisa menggunakan metode hidroponik hingga pot. Melalui urban farming ini kita juga berharap bisa mencegah dan mengatasi persiapan stunting," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelaksanaan Mini Bazar Balkot Farm Telah Bukukan Omzet Rp 45 Juta

Mini Bazar Balkot Farm Bukukan Omzet Rp 45 Juta

Sabtu, 29 Oktober 2022 3386

 35 Murid PAUD Belajar Menanam

Anak-anak Antusias Diedukasi Tanaman Hidroponik di Balkot Farm

Rabu, 10 Mei 2023 2245

DWP BPSDM - Dinas KPKP DKI Bersinergi Gelar Urban Farming

DWP BPSDM - Dinas KPKP DKI Bersinergi Adakan Urban Farming

Jumat, 29 September 2023 5599

PT Tripa Serahkan Bantuan untuk Pelaku Urban Farming di Jakarta

PT Tripa Serahkan Bantuan untuk Pelaku Urban Farming di Jakarta

Sabtu, 23 September 2023 7109

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2534

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2554

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1225

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks