Sudin Kebudayaan Gelar FGD Buku Sejarah Lokal Kepulauan Seribu

Rabu, 27 September 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 5604

Sudin Kebudayaan Gelar FGD Buku Sejarah Lokal Kepulauan Seribu

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Kebudayaan Kepulauan Seribu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Penulisan Buku Sejarah Lokal Kepulauan Seribu di Ruang Penyu Gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara.

Ini kegiatan yang sangat positif

Kegiatan ini digelar secara hybrid dan diikuti kurang lebih 100 orang perwakilan dari setiap kecamatan dan kelurahan Kepulauan Seribu.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menilai, FGD ini sangat

penting untuk memberikan berbagai macam informasi dan gambaran tentang sejarah dan budaya di wilayahnya.

"Ini kegiatan yang sangat positif. Kita masih minim buku tentang sejarah dan budaya Kepulauan Seribu," ujarnya, Rabu (27/9).

Menurut Fadjar, tradisi atau adat istiadat di Kepulauan Seribu saat ini sudah mulai menghilang, termasuk kuliner makanan khas pulau.

Sebagai contoh acara yang sudah jarang ditemukan seperti syukuran laut yang dahulu dilaksanakan setiap tahun di Pulau Kelapa Dua dengan berdoa bersama di atas perahu. Selain itu hajatan Pulang Babang dengan tradisi melaut berminggu-minggu atau berbulan lamanya.

Ia mengharapkan, kegiatan ini dapat mengantarkan masyarakat mengenal dan mengetahui lebih dalam tentang tradisi, adat istiadat, ketokohan serta sosial dan budaya di Kepulauan Seribu.

"Sejarah lokal memang sangat penting dalam pembelajaran. selain sebagai identitas, sejarah budaya juga dapat mengenalkan tentang lingkungan sekitar," ucapnya.

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kepulauan Seribu, Tony Bako mengutarakan, kegiatan ini untuk penyempurnaan penulisan Buku Sejarah Lokal Kepulauan Seribu, sebelum diluncurkan.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya meminta saran dan masukan dari para narasumber seperti para tokoh-tokoh budayawan dan sejarawan hingga masyarakat lokal.

"Sejarah Kepulauan Seribu itu luas. Tapi tahun ini kami angkat sejarah dari Pulau Tidung dan Pulau Panggang. Kita akan lakukan secara bertahap," akunya.

Menurut Tony, dalam buku ini nantinya akan menjelaskan warisan sejarah budaya tak benda dan benda di Kepulauan Seribu. Sebagai contoh warisan tak benda seperti kuliner, tarian, ritual di pulau. Sementara warisan benda yang berupa fisik atau material seperti bangunan cagar budaya Pulau Cipir, Pulau Onrust dan Pulau Kelor.

"Diharapkan buku ini bisa bermanfaat bagi anak cucu kita nanti," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penghuni Eks Kampung Bayam Akui Tinggal di Rusun Nagrak Lebih Nyaman

250 Peserta Ikuti Wisata Budaya ke Setu Babakan

Rabu, 27 September 2023 4893

Junaedi Apresiasi Pelatihan Batik Gobang Seribu di Pulau Tidung

Junaedi Apresiasi Pelatihan Batik Gobang Seribu di Pulau Tidung

Rabu, 13 September 2023 4654

Buku Sejarah Pulau Onrust dan Sekitarnya Diluncurkan

Buku Sejarah Pulau Onrust dan Sekitarnya Diluncurkan

Minggu, 04 Juni 2023 2648

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 42539

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3785

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2172

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2136

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 582

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks