Sektor Pariwisata Diminta Ikut Jaga Ekosistem Laut

Rabu, 22 Juli 2015 Reporter: Suparni Editor: Widodo Bogiarto 4029

Potensi Budaya Kepulauan Seribu Diminta Dikembangkan

(Foto: Istimewa)

Tingginya animo wisatawan mengunjungi Kepulauan Seribu dikhawatirkan memunculkan efek negatif terhadap keberadaan ekosistem laut. Pasalnya banyak paket wisata yang menawarkan snorkeling dan diving.

Suku Dinas Pariwisata harus mengawasi ketat agar snorkeling dan diving tidak merusak ekosistem laut Kepulauan Seribu

"Suku Dinas Pariwisata harus mengawasi ketat agar snorkeling dan diving tidak merusak ekosistem laut Kepulauan Seribu," kata Tiur Maedah Hutapea, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Rabu (22/7).

Tiur menuturkan, seharusnya penyedia snorkeling dan diving telah memiliki sertifikat. Sehingga kegiatan wisata tersebut justru tidak merusak terumbu karang, lamun atau hutan mangrove.

"Jadi tidak hanya memikirkan sektor keuangan saja, tetapi upaya perlindungan alam dilupakan," ujar Tiur.

BERITA TERKAIT
Potensi Budaya Kepulauan Seribu Diminta Dikembangkan

Potensi Budaya Kepulauan Seribu Diminta Dikembangkan

Rabu, 22 Juli 2015 5735

Pembangunan Dermaga Bahtera Jaya Dinilai Tidak Efektif

Transportasi Kepulauan Seribu Mendesak Diperbaiki

Rabu, 22 Juli 2015 4021

Kepulauan Seribu Dipadati 50 Ribu Wisatawan

Kepulauan Seribu Dipadati 50 Ribu Wisatawan

Rabu, 22 Juli 2015 4924

Selama Libur Lebaran Penginapan Di Kepulauan Seribu Dipenuhi Wisatawan

Penginapan di Pulau Seribu Diserbu Wisatawan

Senin, 20 Juli 2015 5306

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7102

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4791

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1808

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2449

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 975

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks