Ketua Komisi D: Ganjil Genap 24 Jam Jangan Sampai Terjadi

Minggu, 27 Agustus 2023 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 5517

Ketua Komisi D: Ganjil Genap 24 Jam Jangan Sampai Terjadi

(Foto: doc)

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Ida Mahmudah menegaskan, terkait usulan penerapan Ganjil Genap 24 jam hanya perlu dilakukan jika solusi yang sudah dijalankan untuk mengatasi polisi udara tidak membuahkan hasil maksimal.

Menggunakan transportasi umum atau kendaraan berbasis baterai 

Ida mengatakan, untuk penerapan Ganjil Genap 24 jam masih perlu dilakukan kajian secara komprehensif.

"Menurut hemat saya ya jangan sampai terjadi kebijakan Ganjil Genap 24 jam ini,"  ujarnya, Sabtu (26/8) malam.

Ida mengungkapkan, evaluasi juga perlu dilakukan terkait berkurang tidaknya jumlah kendaraan saat Ganjil Genap yang sudah diterapkan saat ini.

"Jangan sampai yang terjadi saat ini, pemilik mobil hanya menghindari ruas jalan berlaku Ganjil Genap dengan melewati ruas jalan lain. Artinya, sumbangan emisi gas buang yang memicu polusi tetap dan kemacetan hanya berpindah ke jalur alternatif," terangnya.

Ida menjelaskan, kajian komprehensif juga perlu dilakukan terkait dampak terhadap masyarakat yang menggantungkan penghasilan sebagai driver angkutan online

"Kita tentu juga harus memikirkan nasib mereka," ungkapnya.

Menurutnya, dari upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama stakeholders terkait sudah tentu memberikan dampak, sekecil apapun itu.

"Kalau mau dampaknya besar atau polisi udara cepat teratasi ya masyarakat harus berkontribusi secara nyata. Selain menggunakan transportasi umum, bisa juga segera beralih menggunakan kendaraan berbasis baterai atau listrik," bebernya.

Tidak kalah penting, imbuhnya, dari upaya yang sudah dilakukan tentu harus ada gerakan spiritual atau rohani untuk memohon kepada Tuhan agar Jakarta bisa segera turun hujan. Sehingga, polutan yang ada di udara bisa cepat turun ke tanah.

"Saya mengajak saudara-saudara saya umat muslim untuk menggelar Salat Istisqa untuk meminta hujan. Demikian halnya saudara-saudara saya yang lain sesuai agama dan keyakinannya," ucap Ida.

Ia berharap, unsur pemerintah bersama organisasi-organisasi keagamaan bisa memobilisasi masyarakat untuk memanjatkan doa bersama agar kemarau ini tidak berkepanjangan karena pasti ada dampak-dampak tidak baik bagi kehidupan manusia.

"Jangan kita terpaku dengan El Nino dan hanya melakukan ikhtiar duniawi, ini juga menjadi momentum untuk kita lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ujicoba Razia Uji Emisi di Jakut Jaring 85 Kendaraan

25 Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi di Jakut

Jumat, 25 Agustus 2023 5479

Perbaiki Kualitas Udara 11 Ruas Jalan di DKI Jakarta disemprot

Kurangi Polusi Udara, Dinas Gulkarmat Siram 11 Ruas Jalan

Jumat, 25 Agustus 2023 5390

Prasetyo Edi Marsudi, Tinjau, Uji Emisi, Halaman Parkir, DPRD DKI

Prasetyo Edi Marsudi Tinjau Uji Emisi di Halaman Parkir DPRD DKI

Rabu, 23 Agustus 2023 6159

Kepatuhan Pegawai Dinas LH Tidak Bawa Kendaraan Pribadi Kemarin Diapresiasi

Kepatuhan Pegawai Dinas LH Tak Bawa Kendaraan Pribadi Diapresiasi

Kamis, 24 Agustus 2023 4743

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2495

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2548

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1221

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks