Kepala Dinas KPKP Beri Teladan Baik Gunakan Transportasi Umum

Kamis, 24 Agustus 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 5735

Kadis KPKP Beri Teladan Baik Gunakan Transportasi Umum

(Foto: Istimewa)

Penyebab polusi udara di Jakarta mayoritas disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan karena masih banyak masyarakat yang enggan menggunakan transportasi umum. Namun, tidak demikian bagi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Diawali naik sepeda menuju Stasiun Citayam

Ely sapaan akrabnya, selalu menggunakan transportasi umum dari rumah untuk menuju tempat kerja di Kantor Dinas KPKP, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat maupun sebaliknya.

"Saya berangkat dari rumah itu diawali naik sepeda menuju Stasiun Citayam. Kemudian, turun di Stasiun Mangga Besar dan melanjutkan berjalan kaki menuju kantor," ujarnya, Kamis (24/8).

Pejabat Eselon II di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini menjelaskan, banyak manfaat yang diperoleh dari menggunakan transportasi umum. Untuk itu, menggunakan sarana transportasi massal semestinya dapat menjadi pilihan rasional.

"Waktu tempuh lebih cepat dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, dari sisi biaya transportasi juga lebih hemat, cuma Rp 10.000 PP. Kalau naik mobil pribadi sekali perjalanan ke kantor saya bayar tol tiga kali, belum lagi untuk untuk keperluan bahan bakar kendaraan," terangnya.

Menurutnya, dengan menggunakan transportasi umum dirinya juga bisa berinteraksi dan menyerap langsung aspirasi dari masyarakat yang dijumpai."Bahkan, di KRL itu saya juga masih bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan," ungkapnya.

Ely menuturkan, KRL atau Commuter Line saat ini sudah sangat memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Pelayanan juga sudah meningkat, termasuk dari sisi keamanan.

"Saya menjadi saksi betul perubahan-perubahan yang terjadi di KRL. Dulu itu, bahkan tidak punya tiket bisa naik, mengisi hingga atap KRL. Kalau sekarang kan sudah tidak bisa, jauh lebih nyaman saat ini," bebernya.

Ia menambahkan, untuk menunjang mobilitas saat sudah berada di kantor, biasa menggunakan kendaraan operasional yang ada.

"Saya merasa tidak perlu bawa mobil atau kendaraan dari rumah. Sebab, di kantor kan ada kendaraan operasional juga kalau dibutuhkan untuk acara mendadak," ucapnya.

Ia berharap, menggunakan transportasi umum menjadi budaya di masyarakat. Sehingga, polusi udara dan kemacetan bisa teratasi.

"Sebentar lagi akan dioperasionalkan juga LRT Jabodebek. Ini juga akan bisa mengakomodir lebih banyak warga dari daerah sekitar Jakarta menggunakan transportasi umum.

Ely mengajak, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov DKI Jakarta, khususnya di Dinas KPKP serta masyarakat pada umumnya untuk juga menggunakan transportasi publik.

"Saya sedang menyiapkan ajakan agar ASN dan karyawan di Dinas KPKP menggunakan transportasi umum, setidaknya satu hari kerja. Ayo kita mulai dari diri kita sendiri. Kita berbuat dengan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas udara," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas LH, Wajibkan, Kendaraan Pegawai, Parkir kantor, Lulus Uji Emisi

Dinas LH Wajibkan Kendaraan Pegawai Telah Lulus Uji Emisi

Senin, 21 Agustus 2023 4881

Dinas LH, Wajibkan, Kendaraan Pegawai, Parkir kantor, Lulus Uji Emisi

Dinas LH Wajibkan Kendaraan Pegawai Telah Lulus Uji Emisi

Senin, 21 Agustus 2023 4881

Ini Upaya Sekretariat DPRD DKI Atasi Polusi Udara di Jakarta

Ini Upaya Sekretariat DPRD DKI Atasi Polusi Udara di Jakarta 

Selasa, 22 Agustus 2023 7040

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2555

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2554

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1230

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks