Awasi Petugas Kebersihan, DKI Bangun Control Room

Senin, 13 Juli 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 6764

Dinsih DKI Akan Bangun Control Room

(Foto: doc)

Dinas Kebersihan (Dinsih) DKI Jakarta menyiapkan sistem untuk mengontrol operasional sopir truk sampah dan petugas kebersihan yang bekerja di ibu kota. Dengan control room, Pemprov DKI bisa memonitor kinerja petugas yang nakal, karena bekerja tidak sesuai prosedur tetap (protap) yang diberlakukan.

Control room bisa memetakan serta mengawasi persebaran petugas penyapu jalanan serta pekerja kebersihan yang bertugas di badan air, kali, waduk, sungai dan danau

Kepala Dinas Kebersihan (Dinsih) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya akan membangun control room yang bertugas mengawasi pergerakan alat berat serta truk pengangkut sampah. Rencananya, control room yang dianggarkan dalam APBD DKI 2015 akan terealisasi pada akhir tahun ini.

"Kita akan membuat control room tahun ini. Di ruang tersebut akan banyak layar yang mengawasi pergerakan GPS (Global Positioning System) truk-truk sampah serta mengontrol alat berat kami yang ditempatkan di kali, waduk, sungai, dan danau," kata Isnawa Adji, di Balaikota, Senin (13/7). 

Ia mengatakan, control room itu juga dapat menganalisis penggunaan bahan bakar minyak oleh truk sampah.

"Control room bisa memetakan serta mengawasi persebaran petugas penyapu jalanan serta pekerja kebersihan yang bertugas di badan air, kali, waduk, sungai dan danau," ujarnya.

Ia menjelaskan, sekitar 1.000 truk pengangkut sampah baru yang akan dimiliki Pemprov DKI telah terkoneksi dengan GPS.

Suku Dinas Kebersihan serta Kepala Seksi Kebersihan di tiap kecamatan juga telah memiliki data jumlah truk, nomor polisi, serta jalur truk yang akan dilintasi.

"Nah nanti dengan GPS akan memudahkan kami untuk, misalnya target truk ini sudah harus sampai di Bantar Gebang jam berapa dan balik lagi dalam kisaran waktu kapan. Jadi tidak ada lagi truk-truk DKI yang 'ngamen-ngamen' belok-belok enggak jelas, lari ke sana ke mari. Kalau ada yang berbuat begitu ya, kami pecat sopirnya," tegasnya.

Sekadar diketahui Dinsih DKI Jakarta tidak akan menyewa truk sampah dari pihak swasta pada Januari 2016. Dinsih DKI Jakarta akan mengoperasikan sebanyak 355 truk baru pada Oktober mendatang.

Ratusan truk itu sudah dibeli menggunakan APBD DKI 2015 dengan sistem pembelian menggunakan e-katalog.

Menjelang akhir tahun, Bappeda juga akan mengalokasikan bantuan tambahan anggaran di APBD Perubahan 2015 untuk pembelian sekitar 600-650 truk sampah. Truk sampah yang dibeli dilengkapi dengan GPS dan alat penampung air kotor.

BERITA TERKAIT
Dinsih DKI Akan Hapus Sewa Truk Sampah

Tahun Depan, Dinsih DKI Tak Sewa Truk Sampah

Senin, 13 Juli 2015 4526

Waduk Tomang Barat dan Bojong Bersih Dari Sampah

Waduk Tomang Barat dan Bojong Bersih dari Sampah

Jumat, 10 Juli 2015 8036

petugas kebersihan phl jakbar

DKI Butuh Tambahan 8 Ribu PHL Kebersihan

Minggu, 05 Juli 2015 4159

Puluhan Truk Ronsokan Penuhi Halaman Kantor Sudin Kebersihan

Rongsokan Truk Sampah Penuhi Halaman Kantor Sudin Kebersihan

Sabtu, 27 Juni 2015 6222

 Gudang Tak Menampung, Truk Kebersihan Dikekuhkan Parkir Sembarang

Warga Keluhkan Truk Sampah Parkir di Badan Jalan

Senin, 22 Juni 2015 5945

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7154

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4841

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2649

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2562

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1242

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks