Parkir Sembarangan, 25 Mobil dan 10 Motor di Jaksel Ditilang

Kamis, 03 April 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Lopi Kasim 3694

di_tilang_rio.jpg

(Foto: doc)

Upaya penertiban parkir liar yang kerap kali dilakukan Pemprov DKI Jakata rupanya tidak juga menimbulkan efek jera. Seperti yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, yang masih banyak ditemukan kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. Untuk mengatasi hal itu Sudin Perhubungan setempat terpaksa melakukan tindakan tegas. Hasilnya, sebanyak 25 mobil dan 10 sepeda motor diberi sanksi cabut pentil dan tilang.

"Hari ini kita lakukan operasi di Jalan Buncit Raya, Pangeran Antasari, TB Simatupang, dan Cilandak KKO. Karena masih banyak pelanggaran angkutan umum dan kendaraan warga yang terparkir di tempat bukan seharusnya," ujar AB Nahor, Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Kamis (3/4).

Dari penertiban tersebut, kata Nahor, didapati kendaraan roda dua dan roda empat yang melanggar. Tindakan tegas langsung dilakukan oleh aparat. "Kan sudah selalu dilakukan sosialisasi sebelumnya, tapi ini masih melanggar. Terpaksa ada 10 unit motor dan 5 unit mobil yang kita cabut pentilnya," terang Nahor.

Bukan hanya kendaraan pribadi, lanjut Nahor, taksi-taksi yang mangkal bukan pada tempatnya juga langsung diberikan tindakan sanksi tilang. “Seperti yang didepan Trakindo dan di TB Simatupang sebelum Cilandak Town Square taksi banyak yang parkir di pinggir jalan, langsung kita tilang sebanyak 20 unit taksi,” tuturnya.

Nantinya, sambung Nahor, para pemilik yang ingin dikembalikan pentilnya harus melakukan proses tilang di Satlantas Polres Jakarta Selatan. Hal ini agar memberikan efek jera kepada para pelanggar, terutama yang memarkir kendaraannya di fasilitas umum seperti di atas trotoar. "Masa untuk pejalan kaki malah dibuat parkir. Makanya langsung dicabut dan bisa diproses ke kepolisian," tegasnya.

Dalam operasi yang dilakukan hari ini, tambah Nahor, bukan hanya kendaraan yang parkir sembarangan ditindak namun juga angkutan umum yang melanggar. mulai dari yang tidak bawa surat hingga awak angkutan yang tidak memakai seragam. "Masih banyak, makanya kita terus tertibkan. Agar tertib aturan itu menjadi sebuah budaya, bukan hanya kalau ada petugas," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2173

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks