DKI Targetkan 128 Kali Bersih pada 2015

Kamis, 03 April 2014 Reporter: Agustian Anas, Andry Editor: Agustian Anas 6235

kali_cipinang_dikeruk_nurito.jpg

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 128 sungai di ibu kota akan bersih dari sampah pada tahun 2015 mendatang. Untuk mewujudkan target itu, Pemprov DKI Jakarta memasang trap portable atau alat penyaring sampah di seluruh permukaan kali serta merekrut ribuan masyarakat di bantaran sungai sebagai petugas kebersihan.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Penanganan Sampah Badan Air Jalur dan Taman DKI, Budi Karya mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah merekrut sebanyak 1.600 orang sebagai petugas kebersihan. Masyarakat yang direkrut dari bantaran kali menjadi tenaga honorer itu diupah Rp 80.252 ribu per hari.

Ke-1.600 petugas kebersihan tersebut mempunyai tiga fungsi, yakni sebagai pemungut sampah, penjaga sampah di kali, dan sebagai juru kampanye larangan membuang sampah di kali. "Kita targetkan rekrut 3.100 orang. Sebab dengan tenaga hanya 1.600 orang, kita hanya bisa bersihkan 100 dari 300 ton sampah per hari," katanya saat dihubungi beritajakarta.com, Kamis (3/4).

Untuk memudahkan para petugas kebersihan menjalankan tugasnya, kata Budi, pihaknya memasang 120 trap portable yang bisa dipindahkan sesuai kebutuhan. Sehingga apabila sampah di Kali A sudah bersih, trap portable tersebut bisa dipindahkan mereka ke Kali B dan seterusnya.

"Selama ini sampah banyak di kali karena kurangnya kesadaran masyarakat setempat. Karena itu, kami berdayakan mereka yang tinggal di bantaran dengan gaji Rp 80.252 ribu per hari," ucapnya.

"Kita juga pasang tiga excavator di hulu dan hilir Banjir Kanal Timur (BKT) dan di Manggarai," ujarnya.

Selain itu, lanjut Budi, ke depan pihaknya juga berencana membeli lima excavator amphibi yang dapat mengeruk sampah hingga ke dalam lumpur. Bersamaan dengan itu, juga akan ada penambahan perahu styrofoam keranjang sampah dari 150 unit menjadi 500 unit.

"Kami yakin pada 2015 mendatang sampah di kali akan bersih. Jika ada akan kami keruk, dan terus kami keruk. Paling nanti hanya ada sampah darat dari pepohonan dan kertas, serta organik lainnya yang tertiup angin jatuh ke kali," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4642

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2156

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks