Pembelian Lahan RS Kanker sudah Sesuai NJOP

Selasa, 07 Juli 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 5144

Pembelian Lahan RS Kanker sudah Sesuai NJOP

(Foto: Ilustrasi)

Pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, untuk pembangunan rumah sakit kanker, dinilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Karena itu, Basuki menolak jika tanah seluas 6,9 hektare dengan harga Rp 1,5 triliun itu disebut kemahalan.

Jadi BPK ngotot mau memaksakan NJOP di Sumber Waras harus sama dengan NJOP tanah belakang rumah penduduk

"Yang saya nggak terima adalah kasus Rumah Sakit Sumber Waras. BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sekarang temuannya, beli tanah kemahalan Rp 191 miliar. Darimana kemahalannya? Dia bandingkan dengan NJOP di belakang (rumah sakit)," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (7/7).

Menurut Basuki, BPK menemukan NJOP tanah di belakang rumah sakit lebih murah dibandingkan dengan lahan yang dibeli oleh DKI. Sehingga BPK menilai adanya penggelembungan harga NJOP lahan tersebut.

"Jadi BPK ngotot mau memaksakan NJOP di Sumber Waras harus sama dengan NJOP tanah belakang rumah penduduk," ucapnya.

Basuki pun belum bisa memutuskan kelanjutan pembangunan rumah sakit tersebut. Karena jika akan dilanjutkan maka, RS Sumber Waras harus mengembalikan kelebihan harga yang dimaksud oleh BPK.

"Sekarang mau nggak Sumber Waras kembalikan Rp 191 miliar? Nggak mau dong. Dia malah lebih cenderung balikin saja nggak, jadi beli deh," ujarnya.

Namun, jika hendak dibeli ulang justru harganya akan lebih mahal dari sebelumnya. Karena pembelian lahan dilakukan pada tahun 2014 lalu.

"Artinya apa Anda ingin buat kami tidak jadi beli tanah itu? Kalau nggak jadi beli tanah itu kita nggak jadi bangun rumah sakit kanker dong," ucapnya.

Sebelumnya, berdasarkan temuan BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) anggaran 2014 terindikasi adanya penggelembungan harga beli lahan senilai Rp 191 miliar. Lahan tersebut dibeli oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada tahun lalu untuk membangun rumah sakit kanker setaraf dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

BERITA TERKAIT
Pengambil Alihan Lahan Untuk RPTRA Digencarkan

DKI Segera Ambil Alih Lahan untuk RPTRA

Selasa, 07 Juli 2015 5841

MRT Beli Lahan Kedubes Inggris Senilai Rp 500 Miliar

PT MRT Beli Lahan Kedubes Inggris Rp 500 Miliar

Jumat, 26 Juni 2015 9754

DKI Targetkan Anggaran Pembelian Lahan Terserap 70 Persen

DKI Targetkan Anggaran Pembelian Lahan Terserap 70 Persen

Rabu, 13 Mei 2015 3808

Pembebasan Jalan Joglo Akan Dilanjutkan

Pembebasan Lahan untuk Jalan Joglo Raya akan Dilanjutkan

Senin, 29 Juni 2015 9458

Pemprov DKI Segera Bangun Taman Makam Pahlawan di Cilangkap

Bangun TMP, DKI Butuh Lahan 15 Hektare

Rabu, 17 Juni 2015 3362

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9256

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1942

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks