BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

Jumat, 05 Mei 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2542

BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

(Foto: Istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengingatkan potensi terjadinya tanah longsor di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada bulan Mei 2023. Untuk itu, warga diimbau tetap waspada mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah terlebih saat curah hujan di atas normal.

diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya telah mengunggah peta prakiraan Provinsi DKI yang terdampak tanah longsor di laman resmi akun instagram @bpbddkijakarta.

“Dalam foto peta Provinsi DKI Jakarta itu didominasi warna hijau yang berarti potensi terjadi gerak tanah rendah; warna kuning berpotensi gerak tanah menengah, serta warna ungu artinya gerak tanah tinggi, tapi tidak terlihat di dalam foto," ujar Isnawa Adji, Jumat (5/5).

Ia menjelaskan, perkiraan terjadi longsor di Jakarta itu telah disusun menggunakan dua metode yakni hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terdapat 10 wilayah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah yang meliputi Kota Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Untuk Kota Jakarta Selatan, meliputi wilayah kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sedangkan Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

Ia menambahkan, zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir atau jurang, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sementara pada zona tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Untuk itu, kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Musrenbang Tingkat Kota Jakbar Bahas 4.934 Usulan

4.934 Usulan Dibahas di Musrenbang Tingkat Kota Jakbar

Senin, 28 Maret 2022 2910

Penanganan Jalan Longsor di Poncol

Penanganan Jalan Longsor di Poncol Rampung Pekan Depan

Jumat, 10 Maret 2023 2547

 Ini Penanganan Rumah Longsor di Bidara Cina

Tim Gabungan Telah Tangani Rumah Longsor di Bidara Cina

Selasa, 28 Februari 2023 2696

KPBK Jaksel Antisipasi Lima Lokasi Rawan Longsor

Jaksel Antisipasi Pergerakan Tanah

Selasa, 22 November 2016 3939

BPBD DKI Himbau Kembali Potensi Pergerakan Tanah

BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Pergerakan Tanah

Jumat, 02 Desember 2022 2824

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2968

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1374

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 529

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks