BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

Jumat, 05 Mei 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2641

BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

(Foto: Istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengingatkan potensi terjadinya tanah longsor di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada bulan Mei 2023. Untuk itu, warga diimbau tetap waspada mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah terlebih saat curah hujan di atas normal.

diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya telah mengunggah peta prakiraan Provinsi DKI yang terdampak tanah longsor di laman resmi akun instagram @bpbddkijakarta.

“Dalam foto peta Provinsi DKI Jakarta itu didominasi warna hijau yang berarti potensi terjadi gerak tanah rendah; warna kuning berpotensi gerak tanah menengah, serta warna ungu artinya gerak tanah tinggi, tapi tidak terlihat di dalam foto," ujar Isnawa Adji, Jumat (5/5).

Ia menjelaskan, perkiraan terjadi longsor di Jakarta itu telah disusun menggunakan dua metode yakni hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terdapat 10 wilayah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah yang meliputi Kota Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Untuk Kota Jakarta Selatan, meliputi wilayah kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sedangkan Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

Ia menambahkan, zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir atau jurang, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sementara pada zona tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Untuk itu, kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Musrenbang Tingkat Kota Jakbar Bahas 4.934 Usulan

4.934 Usulan Dibahas di Musrenbang Tingkat Kota Jakbar

Senin, 28 Maret 2022 2987

Penanganan Jalan Longsor di Poncol

Penanganan Jalan Longsor di Poncol Rampung Pekan Depan

Jumat, 10 Maret 2023 2647

 Ini Penanganan Rumah Longsor di Bidara Cina

Tim Gabungan Telah Tangani Rumah Longsor di Bidara Cina

Selasa, 28 Februari 2023 2826

KPBK Jaksel Antisipasi Lima Lokasi Rawan Longsor

Jaksel Antisipasi Pergerakan Tanah

Selasa, 22 November 2016 3983

BPBD DKI Himbau Kembali Potensi Pergerakan Tanah

BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Pergerakan Tanah

Jumat, 02 Desember 2022 2902

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7153

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2581

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2556

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1233

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks