BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

Jumat, 05 Mei 2023 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2491

BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor di Jaksel dan Jaktim

(Foto: Istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengingatkan potensi terjadinya tanah longsor di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada bulan Mei 2023. Untuk itu, warga diimbau tetap waspada mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah terlebih saat curah hujan di atas normal.

diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya telah mengunggah peta prakiraan Provinsi DKI yang terdampak tanah longsor di laman resmi akun instagram @bpbddkijakarta.

“Dalam foto peta Provinsi DKI Jakarta itu didominasi warna hijau yang berarti potensi terjadi gerak tanah rendah; warna kuning berpotensi gerak tanah menengah, serta warna ungu artinya gerak tanah tinggi, tapi tidak terlihat di dalam foto," ujar Isnawa Adji, Jumat (5/5).

Ia menjelaskan, perkiraan terjadi longsor di Jakarta itu telah disusun menggunakan dua metode yakni hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG," jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terdapat 10 wilayah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah yang meliputi Kota Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Untuk Kota Jakarta Selatan, meliputi wilayah kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sedangkan Jakarta Timur, meliputi wilayah Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

Ia menambahkan, zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir atau jurang, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sementara pada zona tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Untuk itu, kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Musrenbang Tingkat Kota Jakbar Bahas 4.934 Usulan

4.934 Usulan Dibahas di Musrenbang Tingkat Kota Jakbar

Senin, 28 Maret 2022 2878

Penanganan Jalan Longsor di Poncol

Penanganan Jalan Longsor di Poncol Rampung Pekan Depan

Jumat, 10 Maret 2023 2490

 Ini Penanganan Rumah Longsor di Bidara Cina

Tim Gabungan Telah Tangani Rumah Longsor di Bidara Cina

Selasa, 28 Februari 2023 2602

KPBK Jaksel Antisipasi Lima Lokasi Rawan Longsor

Jaksel Antisipasi Pergerakan Tanah

Selasa, 22 November 2016 3884

BPBD DKI Himbau Kembali Potensi Pergerakan Tanah

BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Pergerakan Tanah

Jumat, 02 Desember 2022 2737

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9267

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3231

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3654

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1947

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks