Jumat, 21 Maret 2014
Reporter: Agustian Anas, Andry
Editor: Agustian Anas
3498
(Foto: doc)
Kondisi drainase atau saluran air di Jakarta Pusat yang tersumbat sampah menjadi pemicu munculnya genangan dan banjir saat hujan lebat. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air setempat akan membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas memantau sekaligus melaporkan kondisi saluran air dan turap di tiap wilayah kelurahan serta kecamatan.
Satgas ini akan bekerja setiap hari memantau sekaligus melaporkan kondisi saluran dan turap yang rusak. Laporan dari Satgas PU Tata Air tersebut selanjutnya langsung ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan teknis di lapangan.
"Setiap hari Satgas harus bekerja memberikan laporan ke kita mana saja yang berkaitan dengan kondisi saluran dan turap. Kalau hujan, laporannya soal genangan," ujar Herning Wahyuningsih, Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Pusat kepada beritajakarta.com, Jumat (21/3).
Herning mengatakan, sesuai dengan arahan dari Kepala Dinas PU, setiap kelurahan akan ditempatkan tiga orang satgas dan lima orang di masing-masing kecamatan. Personel Satgas ini lebih diutamakan yang berusia muda, berdedikasi tinggi, dan rajin bekerja.
Personel Satgas ini direkrut dari petugas pamong yang menguasai betul selak beluk wilayah kelurahan dan kecamatan di Jakarta Pusat. Selama ini, kata Herning, tugas pengawasan di lapangan diemban pegawai Sudin PU yang merangkap sebagai satgas.
"Nanti akan ada petugas khusus yang benar-benar mengurusi masalah satgas ini. Kemarin pegawai kita yang merangkap jadi satgas," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9234
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3202
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3625
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1920
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman