Jumat, 21 Maret 2014
Reporter: Agustian Anas, Andry
Editor: Agustian Anas
3579
(Foto: doc)
Kondisi drainase atau saluran air di Jakarta Pusat yang tersumbat sampah menjadi pemicu munculnya genangan dan banjir saat hujan lebat. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air setempat akan membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas memantau sekaligus melaporkan kondisi saluran air dan turap di tiap wilayah kelurahan serta kecamatan.
Satgas ini akan bekerja setiap hari memantau sekaligus melaporkan kondisi saluran dan turap yang rusak. Laporan dari Satgas PU Tata Air tersebut selanjutnya langsung ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan teknis di lapangan.
"Setiap hari Satgas harus bekerja memberikan laporan ke kita mana saja yang berkaitan dengan kondisi saluran dan turap. Kalau hujan, laporannya soal genangan," ujar Herning Wahyuningsih, Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Pusat kepada beritajakarta.com, Jumat (21/3).
Herning mengatakan, sesuai dengan arahan dari Kepala Dinas PU, setiap kelurahan akan ditempatkan tiga orang satgas dan lima orang di masing-masing kecamatan. Personel Satgas ini lebih diutamakan yang berusia muda, berdedikasi tinggi, dan rajin bekerja.
Personel Satgas ini direkrut dari petugas pamong yang menguasai betul selak beluk wilayah kelurahan dan kecamatan di Jakarta Pusat. Selama ini, kata Herning, tugas pengawasan di lapangan diemban pegawai Sudin PU yang merangkap sebagai satgas.
"Nanti akan ada petugas khusus yang benar-benar mengurusi masalah satgas ini. Kemarin pegawai kita yang merangkap jadi satgas," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7033
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4642
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2155
Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik
Sabtu, 31 Oktober 2026
1312
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan