Kamis, 02 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
3281
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meminta memerintah pusat menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Penambahan ini untuk mengimbangi tingginya kebutuhan gas untuk angkutan publik di DKI. Terlebih, sebanyak 310 unit bus Transjakarta dari Cina yang direncanakan akan didatangkan ke Jakarta akan tuntas pada bulan Januari ini.
"Jumlahnya memang harus ditambah, karena yang sekarang sangat minim," kata Jokowi, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/1).
Jokowi meminta agar tahun ini, SPBG ditambah menjadi 18 titik. Rencananya penambahan SPBG ini akan dibangun oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Pertamina. Sebab, dengan datangnya ratusan bus baru, maka jumlah bus Transjakarta bertambah hingga 700 unit. "Total busnya saja sudah mencapai 700 unit, jadi penambahannya memang harus dilakukan," ujarnya.
Sementara pada 2015 mendatang, jumlah SPBG akan ditingkatkan menjadi 45 SPBG. Karena tahun ini Pemprov DKI akan menambah 1.000 bus Transjakarta lagi. Selain itu, akan ada 3.000 bus sedang yang juga menggunakan BBG.
"Sekarang hitungan kita masih cukup untuk 700 bus, tapi tahun depan harus sampai 45 SPBG. Itu urusan swasta dari Pertamina dan PGN. Yang jelas saya sudah sampaikan secara tertulis bahwa kita ingin memakai gas, dan mereka sudah oke jadi nanti tinggal tagih saja," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9211
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3172
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3602
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman
Jumat, 31 Juli 2026
1464
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis