67 Pedagang Setu Babakan Dapat Gerobak Gratis

Rabu, 19 Maret 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 7612

pembagian_gerobak_gratis_rio.jpg

(Foto: doc)

Sebanyak 67 pedagang kaki lima (PKL) di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan mendapat bantuan gerobak gratis dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta.

"Gerobak ini sudah dikirim sejak November tahun lalu. Namun baru bisa kita bagikan sekarang. Memang belum semua pedagang di sini mendapatkannya, karena dari 300 gerobak yang dibagikan se-Jakarta, pedagang di Setu Babakan hanya dapat 67 gerobak," ujar Jarot Syarifudin, Kepala Seksi Usaha Menengah Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Rabu (19/3).

Diakui Jarot, memang 67 gerobak ini masih kurang dari permintaan pedagang di PBB Setu Babakan. Namun karena keterbatasan anggaran, gerobak-gerobak juga harus diberikan ke pedagang lain seluruh wilayah DKI. "Ada 300 yang dibagikan ke seluruh pedagang usaha mikro di Jakarta. Itu di luar dari recovery dan bantuan nelayan seperti di Sungai Bambu dan Cilincing, yang mendapat 23 alat dagang ikan," ungkapnya.

Wakil Walikota Jakarta Selatan Tri Djoko S berharap bantuan gerobak dorong ini bisa membuat pedagang lebih berkembang. "Ini bisa menstimulir masyarakat di sini untuk memperbaiki perekonomian. Keberadaan pedagang di dalam area setu pun bisa lebih tertata," harapnya.

Tri mengharapkan agar para pedagang juga memikirkan cara untuk bisa memberikan pelayanan dan pengembangan makanan dengan khas. Sehingga brand dari Setu Babakan sebagai perkampungan Betawi tetap terjaga. "Kemasan harus bagus, jangan lupa harus tetap higienis, dan informasikan harga sehingga calon pembeli tahu. Jangan sekali makan harga mahal, tidak akan balik lagi nanti," ungkapnya.

Bukan hanya di siang, Tri juga menginginkan nantinya kuliner yang ada di PBB Setu Babakan bisa hadir pada malam hari. "Kalau malam bisa makan bersama keluarga seperti Bandar Jakarta dengan Seafood. Di sini bisa disebut nanti dengan Setufood," tandasnya sambil tertawa.

Peni (45) salah satu pedagang gado-gado menyatakan bantuan yang diberikan sangat membantu. Apalagi dirinya yang biasa hanya dengan meja kecil. "Lumayan ini kan bagus, bisa didorong juga jadi kalau pulang tidak perlu angkat barang-barang. Ya kalau bisa juga dikasih tambahan modal," ungkapnya
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 3755

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7216

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4908

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3592

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2699

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks