Ahok Minta PDAM Fokus Tangani Kebocoran Air

Rabu, 19 Maret 2014 Reporter: Folmer Editor: Dunih 3392

ahok_balkot.jpg

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya terus memperbaiki non revenue water (NRW) atau tingkat kehilangan air daripada membangun proyek pipanisasi air baku di Waduk Jatiluhur.

"Tingkat kebocoran air masih sekitar 40 persen, tapi di satu sisi PDAM mau bikin proyek pipanisasi Jatiluhur yang diperkirakan bakal menambah pasokan air baku sekitar 10 persen. Saya tanya sekarang, lebih mudah mana? Kejar yang bocor atau bikin yang baru?” kata pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota, Rabu (19/3).

Basuki mengaku heran karena PDAM Jaya bersama kedua operator air minum yakni Palyja dan Aetra saat ini lebih fokus membangun pipanisasi di Jatiluhur daripada menekan angka NRW.

Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur ini curiga adanya permainan dalam pembangunan proyek pipanisasi tersebut. “Kalau dibangun ada tamannya, oke saja. Makanya ini kan otak-otak proyek kalau seperti itu,” ungkapnya.

Basuki juga mempertanyakan soal penggunaan air bersih oleh warga miskin di ibu kota yang tidak sesuai dengan survei World Health Organization (WHO) yang rata-rata mencapai 10 kubik per bulan. Namun, berdasarkan laporan yang diterima Wagub DKI, penggunaan air minum warga miskin di ibu kota mencapai 35 kubik hingga 100 kubik per bulan.

“Bagaimana caranya warga miskin pakai air sampai 35 kubik atau 100 kubik per bulan. Berarti air bersihnya dijual. Padahal, pemakaian lebih dari 10 kubik per bulan, harus bayar mahal dong,” ucapnya.

Ia menambahkan, PDAM Jaya juga diminta menyelidiki penjualan air bersih yang dilakukan oleh operator kepada perusahaan layanan kapal laut sebesar Rp 30.000 per kubik.

"Ini siapa yang ambil? Padahal, tingkat kehilangan air di Jakarta sekitar 40 persen. Apa nggak disinyalir orang jual itu air? Apa enggak ada oknum yang jual? Jangan-jangan Anda ikut main di sana. Nah, ini saya minta untuk ditegakkan atau saya tuduh Anda main,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3579

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks