Komisi C DPRD Kunjungi Pasar Induk Kramat Jati

Rabu, 08 Februari 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 2694

Komisi C DPRD Kunjungi Pasar Induk Kramat Jati

(Foto: Anita Karyati)

Komisi C DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur untuk memastikan pendistribusian pangan murah dan revitalisasi pasar.

Tadi sudah kita sampaikan tidak boleh ada kebocoran

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi mengatakan, Perumda Pasar Jaya kini tengah fokus pada revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati.

Pihaknya meminta masalah penanganan limbah pasar menjadi perhatian. Karena bau menyengat yang muncul akibat sampah mengganggu masyarakat, bahkan pengguna jalan di depan pasar tersebut.

"Tadi sudah kita sampaikan tidak boleh ada kebocoran. Harus bersih dan tidak boleh basah. Limbah yang dihasilkan dari aktivitas jual beli di pasar ini enam hingga delapan ton. Maka itu, harus ada perbaikan yang tepat agar limbah tidak tercemar ke masyarakat," katanya, Rabu (8/2).

Rasyidi menjelaskan, kunjungan ini untuk memastikan pendistribusian pangan murah bersubsidi di Jakgrosir Pasar Induk Kramat Jati menjelang Ramadan. Terutama, pasokan minyak dan beras yang kini harganya tengah melonjak.

"Pasar Jaya ini hanya market bukan pasar. Jadi mereka menampung para pemasok seperti minyak dan beras dari Food Station,. Mereka siap ketersedian stok pangan dalam menyambut Ramadhan," jelasnya.

Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Pasar Jaya, Agus Lamun menyampaikan, revitalisasi sudah dimulai sejak awal 2023 dan baru memasuki tahap pembangunan fisik. Perbaikan ini dilakukan untuk pedagang dan masyarakat yang berkunjung agar bisa merasakan kenyamanan dan kebersihan.

"Jadi, dari hasil revitalisasi ini pedagang kita makin tambah nyaman. Mereka makin baik dagangnya. Konsumen yang datang juga menjadi betah belanja di Pasar Induk Kramat Jati," tuturnya.

Menurutnya, perbaikan ini bagian dari upaya Pemprov DKI bersama Perumda Pasar Jaya untuk memberikan kenyamanan, kebersihan, serta memastikan pedagang tetap eksis memberikan pelayanan.

"Kami juga memastikan, harga pangan di Pasar Jaya menjelang Ramadan akan tetap stabil. Walaupun ada kenaikan, tidak terlalu tinggi," ujarnya.

Perlu diketahui, lokasi revitalisasi seluas 33.100 meter persegi dibangun bagi 2.188 Tempat Usaha (TU) dan 1.048 pedagang.

Selain itu, dalam kesepakatan bersama pedagang nantinya akan dikenakan biaya sebesar Rp 31 juta per meter persegi dengan status hak pakai selama 20 tahun.

BERITA TERKAIT
Komisi C DPRD A Sambangi Dharma Jaya

Komisi C Tinjau Fasilitas RPH Perumda Dharma Jaya

Rabu, 25 Januari 2023 2201

 Komisi C-PT Jakpro Gelar Rakor Bahas Keuangan dan Realisasi Dividen 2022

Komisi C-PT Jakpro Gelar Rakor Bahas Keuangan dan Dividen

Kamis, 19 Januari 2023 2689

2.188 TU di Pasar Induk Kramat Jati Akan Direvitalisasi

2.188 TU di Pasar Induk Kramat Jati Direvitalisasi

Jumat, 02 Desember 2022 4520

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2982

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1411

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 540

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1295

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks