Selasa, 18 Maret 2014
Reporter: Dunih, Andry
Editor: Dunih
4590
(Foto: doc)
Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan DKI nomor polisi B 9010 ZQ terguling di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Rumah Sakit Pertamina Jakarta, sekitar pukul 11.35. Truk terbalik lantaran posisi bak kontainer miring ke sebelah kiri hingga mengakibatkan kendaraan oleng kemudian terguling di pinggir jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Bak kontainernya yang sebelah kiri melintir karena gak rata. Posisi berat miring ke kiri. Soalnya relnya miring," kata Dadi (35), sopir truk kepada beritajakarta.com, Selasa (18/3).
Dadi menguturkan, saat kejadian dirinya bersama kernet, Roni tengah mengangkut sampah di lokasi. Sampah di lokasi itu rencananya akan langsung dibawa ke Bantar Gebang, Bekasi.
"Saya dari lokasi mau mengarah ke Bantar Gebang. Kita baru ambil sampah dua rit," ujarnya.
Menurut Dadi, truk terguling karena rel kontainer tidak rata sehingga miring ke kiri. Bukan disebabkan kelebihan muatan. Truk naas yang selama ini digunakan Kecamatan Kemayoran itu langsung dievakuasi petugas kepolisian ke Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat.
"Alhamdulillah saya sama kernet gak apa-apa," ucapnya.
Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat, AKBP Bremen saat dikonfirmasi, membenarkan perisitiwa tersebut.
"Iya benar. TKP-nya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, depan Rumah Sakit Pertamina. Kondisi sopir tidak apa-apa," jelasnya.
Hingga kini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi mata dan sopir truk sehingga belum bisa menjelaskan penyebab dan kronologi kejadian itu.
"Yang jelas sopir mengarah ke utara. Anggota saya masih mengumpulkan keterangan di TKP, jadi belum tahu kronologinya," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3941
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
481
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
738
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026