Marullah Kunjungi Gedung Kesenian Jakarta

Jumat, 20 Januari 2023 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Andry 3272

Marullah Kunjungi Gedung Kesenian Jakarta

(Foto: Nugroho Sejati)

Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, Marullah Matali melakukan kunjungan ke Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) di Jalan Gedung Kesenian, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Saya lapor ke pimpinan kemarin untuk melakukan kunjungan pendahuluan

Setibanya d GKJ, pukul 09.40 WIB, Marullah yang didampingi Asisten Deputi Bidang Budaya DKI Jakarta, Muhammad Mawardi dan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), Iwan Henry Wardhana langsung melihat kondisi terbaru ruangan dan panggung utama gedung. 

Usai melihat-lihat kondisi bangunan, Marullah beserta jajaran juga disuguhkan penampilan perdana dari musisi Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari. Penampilan ini sekaligus untuk menilai secara teknis suara dari sound system, kekedapan suara hingga lighting panggung GKJ.

Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata, Marullah Matali mengaku bangga dengan direvitalisasinya GKJ yang menjadi salah satu gedung kesenian bersejarah di DKI Jakarta. 

"Saya lapor ke pimpinan kemarin untuk melakukan kunjungan pendahuluan. Hasil dari sini kita akan sampaikan ke pimpinan," katanya, Jumat (20/1). 

Marullah juga mengapresiasi para musisi yang telah melakukan pengecekan langsung sound system sekaligus memberikan saran kepada Pemprov DKI Jakarta terkait apa saja yang harus dibenahi kembali.  

"Itu tidak hanya masukan, tapi testimoni yang positif dan membangun. Gedung ini sangat representatif sekali," imbuhnya. 

Di tempat yang sama, Dwiki Dharmawan merasa kagum DKI Jakarta memiliki gedung yang sangat bagus sekaligus nilai sejarah. 

"Gedung ini terbaik untuk pertunjukan akustik serta konser jazz. Di sini butuh tangan-tangan profesional untuk membantu pengembangan teknisnya supaya pengaturan suaranya pas," ucapnya.

Kepala Disbud DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana menambahkan, revitalisasi GKJ telah dilakukan sejak Agustus hingga Desember 2022 lalu. Saat ini kondisi gedung masih dalam masa retensi dari pihak ketiga sebelum diserahterimakan ke Pemprov DKI Jakarta.

"Revitalisasi ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 12 miliar dari APBD DKI Jakarta. Revitalisasi meliputi perbaikan atap, kualitas ruangan pendingin, kualitas suara dan lainnya," terangnya.

Iwan menambahkan, karena masuk kategori cagar budaya, gedung yang dahulunya dikenal dengan nama Theater Schouwburg (1821) ini direvitalisasi dengan prinsip kehati-hatian.

Di mana pihaknya harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Tim Ahli Cagar Budaya terkait pemugaran, saran-saran hingga rekomendasi teknisnya. 

"Ada batasan yang boleh dilakukan dan tidak. Sehingga kita harus dipastikan tidak ada pelanggaran atau kesalahan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Disbud DKI Jakarta Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Gedung Filateli Sebagai Ruang Kreatif Anak Muda

Disbud DKI Jakarta Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Gedung Filateli Sebagai Ruang Kreatif Anak Muda

Sabtu, 22 Mei 2021 3660

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Tutup Museum dan Destinasi Budaya

Museum dan Destinasi Budaya Ditutup

Minggu, 16 Mei 2021 2423

Menelusuri Budaya Betawi di Batik Betawi Terogong

Mengenal Lebih Dekat Batik Betawi Terogong

Selasa, 29 Juni 2021 11538

BERITA POPULER
Wagub Karno Korban Kebakaran Kebon Kosong bilal

Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

Selasa, 02 Juni 2026 1166

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Sekolah Pelita Harapan di Pluit

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

Selasa, 02 Juni 2026 1105

Lansia Pasti Bisa Berkarya MRT gery ist

Lansia Ikut Kegiatan Pasti Bisa Berkarya di Stasiun MRT

Selasa, 02 Juni 2026 654

Dharma jaya pwmnu dki gery ist

PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

Kamis, 28 Mei 2026 1396

Wisatawan Pulau Untung Jawa anita

Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

Senin, 01 Juni 2026 720

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks