Minggu, 16 Maret 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Erikyanri Maulana
2629
(Foto: doc)
Penertiban terhadap keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, demi meminimalisir jumlah PMKS di ibu kota, razia yang dilakukan pun kini digencarkan pada siang dan malam hari.
Seperti yang dilakukan Sudin Sosial Jakarta Selatan yang menggelar razia sejak Jumat (14/3) hingga Minggu (16/3) dinihari tadi. Hasilnya, 30 PMKS berhasil dijaring dalam razia yang dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.
"Dari Jumat sampai Minggu dinihari tadi ada 30 orang PMKS yang berhasil kita jaring. Ini operasi siang dan malam yang kami lakukan," ujar Miftahul Huda, Kasie Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Minggu (16/3).
Dikatakan Miftahul, dari operasi malam hari, didapati 1 pekerja seks komersial (PSK) dan 1 waria. Mereka dijaring saat sedang menjajakan jasa. "Kalau yang PSK dijaring di Taman Prapanca. Sedangkan yang waria disekitar Blok M," tuturnya.
Seluruh PMKS yang terjaring, lanjut Miftahul, langsung dikirim ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Cipayung Jakarta Timur dan juga Kedoya Jakarta Barat. "Langsung dikirim ke panti untuk dibina," ucapnya.
Ditambahkan Miftahul, saat ini pihaknya melakukan razia PMKS dari Senin-Minggu. Dengan jumlah petugas yang dibagi menjadi 2 shift, yakni siang dan untuk operasi malam. "Sesuai dengan arahan kepala dinas, saat ini Sabtu Minggu juga kita jaga dari PMKS. Dan setiap hari ada yang razia malam, karena ada pergeseran jam operasi PMKS," ucapnya.
Di wilayah Jakarta Selatan, sambung Miftahul, beberapa wilayah yang rawan PMKS antara lain terdapat di perempatan Jl RS Fatmawati, Jl Mahakam, perempatan Mampang Prapatan, sekitar Masjid Pondok Indah, dan kawasan Blok M.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3971
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
490
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
739
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026