Rabu, 19 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Lopi Kasim
4251
(Foto: doc)
Program perbaikan ruas jalan di ibu kota menggunakan sistem betonisasi menemui hambatan. Minimnya pekerja yang menguasai dan memahami teknik betonisasi menjadi kendala perbaikan jalan di DKI Jakarta itu.
"Pengerjaan betonisasi lagi dikerjakan, masalahnya yaitu tenaga pekerja masih minim. Padahal jumlah tenaga pekerja yang dibutuhkan cukup banyak," kata Wakil Gubernur DKI, Basuki T Purnama di Balaikota, Rabu (19/3).
Pihaknya, kata Basuki, telah meminta bantuan dari Holcim selaku perusahaan semen yang melakukan betonisasi untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kerja.
"Kita akan melatih pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) terutama keterampilan untuk teknik betonisasi agar perbaikan bisa berjalan cepat dengan hasil bagus," ujarnya
Dikatakan Basuki, teknik betonisasi yang digunakan Holcim berbeda dengan teknologi lainnya.
"Jadi, kita minta Holcim melatih pekerja kita supaya bisa mengoperasikan alatnya. Karena betonisasi ini akan kita lakukan di seluruh jalan di Jakarta," tutur mantan Bupati Belitung Timur.
Sekadar diketahui Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan program zero hole atau jalan bebas lubang di Jakarta dengan sistem betonisasi. Sebab, perbaikan jalan melalui teknik beton dipercaya lebih tahan lama dan menyerap air.
Teknologi betonisasi saat ini sedang diuji coba di semua jalan di kawasan Cilincing dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Teknologi betonisasi rencananya juga digunakan di jalur bus Transjakarta.
Seluruh perbaikan jalan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 dan telah dimasukkan ke dalam e-katalog.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7039
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4665
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2184
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2205
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan