Rabu, 19 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Lopi Kasim
4059
(Foto: doc)
Program perbaikan ruas jalan di ibu kota menggunakan sistem betonisasi menemui hambatan. Minimnya pekerja yang menguasai dan memahami teknik betonisasi menjadi kendala perbaikan jalan di DKI Jakarta itu.
"Pengerjaan betonisasi lagi dikerjakan, masalahnya yaitu tenaga pekerja masih minim. Padahal jumlah tenaga pekerja yang dibutuhkan cukup banyak," kata Wakil Gubernur DKI, Basuki T Purnama di Balaikota, Rabu (19/3).
Pihaknya, kata Basuki, telah meminta bantuan dari Holcim selaku perusahaan semen yang melakukan betonisasi untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kerja.
"Kita akan melatih pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) terutama keterampilan untuk teknik betonisasi agar perbaikan bisa berjalan cepat dengan hasil bagus," ujarnya
Dikatakan Basuki, teknik betonisasi yang digunakan Holcim berbeda dengan teknologi lainnya.
"Jadi, kita minta Holcim melatih pekerja kita supaya bisa mengoperasikan alatnya. Karena betonisasi ini akan kita lakukan di seluruh jalan di Jakarta," tutur mantan Bupati Belitung Timur.
Sekadar diketahui Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan program zero hole atau jalan bebas lubang di Jakarta dengan sistem betonisasi. Sebab, perbaikan jalan melalui teknik beton dipercaya lebih tahan lama dan menyerap air.
Teknologi betonisasi saat ini sedang diuji coba di semua jalan di kawasan Cilincing dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Teknologi betonisasi rencananya juga digunakan di jalur bus Transjakarta.
Seluruh perbaikan jalan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 dan telah dimasukkan ke dalam e-katalog.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2295
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2221
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1687
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran
Kamis, 19 Maret 2026
950
DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah