Satu Peleton Menwa Bantu Penanganan Pascagempa Cianjur

Senin, 28 November 2022 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 2108

Satu Peleton Relawan Dikirim Bantu Korban Gempa Cianjur

(Foto: Anita Karyati)

Satu peleton atau sekitar 30 relawan dari Komando Siaga Bencana Komando Resimen Mahasiswa (Konas Menwa) Indonesia dan Menwa Jayakarta Satgas Kemanusiaan,  Minggu (27/11) kemarin, dikirim untuk membantu penanganan bencana Gempa Cianjur, Jawa Barat.

Wujud kepedulian terhadap sesama

Wakil Komandan Detasemen Siaga Operasi Penanggulangan Bencana (Densiops) Achmad Eri mengatakan, relawan Menwa bertugas untuk menyusuri daerah-daerah pasca gempa bumi yang mengakibatkan tanah longsor.

"Kami hadir untuk membantu korban bencana Cianjur dengan menyalurkan bantuan kebutuhan korban, tim pencarian korban dan tim trauma healing," kata Achmad Eri melalui siaran persnya.

Dia menerangkan, Konas Menwa Indonesia dan Menwa Jayakarta juga akan terus menyalurkan paket bantuan sembako untuk para korban gempa bumi Cianjur.

"Donasi ini dilakukan dalam rangka misi kemanusian sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ucapnya.  

Terkait pelaksanaan evakuasi korban tanah longsor akibat gempa bumi, Achmad Eri mengaku, tim relawan gabungan memiliki banyak kendala di lapangan.

"Tetapi hambatan itu tidak menyurutkan semangat tim gabungan untuk mencari korban yang hilang atau tertimbun tanah longsor," tegasnya.  

Sementara, hingga Minggu (27/11) sore kemarin, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 321 orang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur.

Kepala BNPB Suharyanto menyebut, total jumlah korban tersebut terhitung setelah ditemukannya tiga jenazah pada hari ini oleh satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan para relawan.

"Terkait dengan pencarian dan pertolongan korban, hari ini ditemukan tiga jenazah. Berarti dengan ditemukannya tiga ini, sampai hari ini yang meninggal dunia menjadi 321 orang," kata Suharyanto, dikutip dari Youtube BNPB, Minggu sore (27/11).

Menurut Suharyanto, hingga saat ini masih ada 11 orang hilang. Sedangkan jumlah pengungsi sampai hari ini mencapai 73.874 orang. Rinciannya, pengungsi laki-laki 33.713 orang, perempuan 40.161 orang, penyandang disabilitas 92 orang, ibu hamil 1.207 orang, dan lansia 4.240 orang.

Untuk korban luka berat yang sedang mendapat perawatan di rumah sakit, saat ini tecatat sebanyak 108 orang.

Dia mengungkapkan, secara keseluruhan, ada 325 titik pengungsi yang tersebar di semua wilayah Cianjur. Dari total titik pengungsian, 183 di antaranya titik pengungsi dengan jumlah di atas 25 orang.

Selain itu, ada 142 titik pengungsian mandiri, artinya masyarakat yang mendirikan tempat-tempat pengungsian di sekitar rumahnya masing-masing dengan jumlah pengungsi di bawah 25 orang.

BERITA TERKAIT
PAM Jaya Kirim Bantuan ke Ciganjur

PAM Jaya Kirim Bantuan ke Cianjur

Kamis, 24 November 2022 4040

Warga Penyintas Gempa Bumi Cianjur Apresiasi Layanan Kesehatan Tim Tanggap Darurat DKI Jakarta

Warga Cianjur Bersyukur Dapat Layanan Kesehatan dari DKI

Jumat, 25 November 2022 3006

30 Anak Penyintas Gempa Bumi Cianjur Ikut Layanan Dukungan Psikososial

30 Anak Penyintas Gempa Cianjur Ikut Layanan Dukungan Psikososial

Kamis, 24 November 2022 4518

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2916

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1241

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 497

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1281

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1085

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks