30 Anak Penyintas Gempa Cianjur Ikut Layanan Dukungan Psikososial

Kamis, 24 November 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 4360

30 Anak Penyintas Gempa Bumi Cianjur Ikut Layanan Dukungan Psikososial

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Tim Tanggap Darurat DKI Jakarta memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak penyintas gempa bumi Cianjur di Taman Prawatasari, Cianjur, Jawa Barat. Terhitung, ada 30 anak yang mengikuti LDP di lokasi tersebut.

Ada dua hal yang harus direhabilitasi setelah masyarakat mengalami bencana

Pantauan beritajakarta.id, anak-anak dengan didampingi orang tua mereka tampak antusias mengikuti LDP yang dilaksanakan dengan cara bermain, bernyanyi dan mendengarkan dongeng. Kegiatan LDP ini juga disertai dengan pemberian hadiah berupa mainan anak-anak.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, M Ridwan mengatakan, LDP diberikan untuk mengembalikan kesehatan mental atau psikologi para penyintas setelah trauma akibat kejadian gempa bumi.

Kegiatan LDP memiliki tujuan mengurangi reaksi stres, menenangkan dan membuat rasa nyaman serta menjalin koneksi ke sumber bantuan lain.

“Ada dua hal yang harus direhabilitasi setelah masyarakat mengalami bencana yakni fisik dan psikologis. Setelah memberikan bantuan perlindungan maupun pemulihan fisik, jiwa ini juga perlu dibangun atau dipulihkan kembali,” ungkap Ridwan, Kamis (24/11).

Ridwan menyampaikan, pemberian mainan anak-anak di sela-sela kegiatan LDP sekaligus untuk mensosialisasikan langkah inovatif BPBD DKI Jakarta melalui gerakan Abang Monas yang merupakan singkatan dari Ayo Bantu Ngumpulin Mainan dan Boneka untuk Penyintas.

Gerakan ini merupakan sebuah upaya mengorganisir inisiatif masyarakat dalam mengumpulkan mainan dan boneka yang masih layak digunakan untuk selanjutnya diberikan kepada anak-anak penyintas bencana.

“Boneka ini donasi dari masyarakat Jakarta. Mungkin buat orang lain ini hanya sekadar mainan, tapi bagi penyintas mereka merasa didukung secara emosional,” kata Ridwan.

Ika (37), salah satu orang tua yang sedang menemani anaknya mengikuti LDP mengaku senang anaknya bisa kembali melakukan kegiatan seperti anak-anak pada umumnya atau sebelum bencana terjadi.

Ia memaparkan, anaknya yang berusia tiga tahun ini sempat trauma masuk rumah setelah kejadian gempa bumi pada Senin (21/11) kemarin.

“Anak saya sempat takut masuk rumah setelah kejadian. Dia biasa mengambil minum ke rumah sendiri. Tapi setelah gempa dia tidak berani. Terima kasih telah bikin mereka ceria dan melupakan kejadian yang dialami,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
gema cianjur

Tim Tanggap DKI Evakuasi Reruntuhan Rumah di Cianjur

Rabu, 23 November 2022 2233

DKI Berikan Layanan Kesehatan Bagi Penyintas Gempa Cianjur

DKI Berikan Layanan Kesehatan Bagi Penyintas Gempa Cianjur

Rabu, 23 November 2022 1987

Pj Gubernur DKI Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Gempa di Cianjur

Pj Gubernur DKI Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Gempa di Cianjur

Rabu, 23 November 2022 1871

BERITA POPULER
Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 573

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 518

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1121

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 438

Walikota jaksel anwar hardiknas tiyo2e

Anwar Jadi Irup Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Jaksel

Senin, 04 Mei 2026 511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks